[Hoaks] Tsunami Setelah Banjir di Pidie Jaya

  • 14 Des 2025 11:53 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Beredar unggahan video dari akun Tiktok “pidiefram” pada Senin (1/12/2025) yang menampilkan warga mengungsi ke perbukitan dengan truk dan kendaraan roda dua dengan narasi sebagai berikut: berita air laut naik,, jam satu malam seluruh orang pidie jaya lari ke gunung poh 1 malam berita air laut naik, seluruh pidie jaya lari ke gunung #pijay. Hingga Rabu (10/12/2025) unggahan tersebut telah mendapat lebih dari 6 ribu tanda suka, menuai 346 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 745 kali oleh pengguna Tiktok lainnya.

Dilansir dari akun sosial media Instagram @turnbackhoax.id, Fakta Tempo menelusuri kebenaran klaim menggunakan pemberitaan yang kredibel. Hasilnya, tidak ada gempa bumi yang berpotensi tsunami di Kabupaten Pidie Jaya di tengah bencana banjir dan longsor. Menurut laporan dari media setempat di Aceh, Pintoe.co dan Kumparan.com, warga menerima informasi palsu tentang kemungkinan tsunami pada Senin dini hari, 1 Desember 2025. Kabar tersebut membuat warga panik mereka sempat pindah ke area yang lebih tinggi.

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, mengungkapkan bahwa informasi tentang tsunami itu tidak tepat. Dengan menggunakan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat, kenaikan permukaan laut di Kabupaten Pidie Jaya merupakan fenomena banjir rob. Dilansir Beritasatu, Polres Pidie Jaya sudah menahan lima orang terduga pelaku penyebaran ancaman tsunami di daerah tersebut pada hari yang sama. Mereka adalah warga Pidie Jaya yang berinisial DH (38), MN (23), NZ (22), RA (19), dan MR (50).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....