Klaim Vaksin Bahayakan Generasi Mendatang Salah Total

  • 01 Jun 2025 12:28 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam : Pada Kamis (8/5/2025), akun Threads “mochammadbathik” membagikan video yang menampilkan pernyataan dokter Agung Sapta Adi. Dalam video tersebut, dokter Agung mengklaim bahwa vaksin disiapkan sebelum penyakit muncul dan berpotensi menyebabkan generasi mendatang menjadi bodoh atau mandul.

Transkrip pernyataan dokter Agung dalam video itu menyebutkan, “Bisa jadi anak cucu kita jadi orang yang bego karena diracuni tanpa kita tahu, atau mungkin generasi mendatang tidak akan terlahir karena kita dibuat mandul.” Ia menganggap ini sebagai kenyataan yang harus dihadapi.

Hingga Jumat (30/5/2025), unggahan video ini telah mendapatkan lebih dari 1.000 tanda suka, 98 komentar, dan telah dibagikan ulang sebanyak 1.400 kali. Namun, klaim tersebut telah diperiksa kebenarannya oleh tim Cek Fakta tempo.co.

Berdasarkan verifikasi yang dilakukan dengan bantuan Google Lens dan wawancara ahli, diketahui bahwa video tersebut berasal dari unggahan akun YouTube Refly Harun pada Oktober 2024, jauh sebelum kedatangan Bill Gates ke Indonesia pada Mei 2025.

Epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman, menilai klaim tentang vaksin sebagai produk rekayasa yang berbahaya adalah bentuk kesalahpahaman. Ia menjelaskan bahwa vaksin merupakan bagian dari strategi pencegahan utama dalam kesehatan masyarakat (public health intervention).

Salah satu kebutuhan vaksin yang mendesak adalah untuk penyakit tuberkulosis (TBC). Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan Indonesia menempati posisi kedua dunia dengan kasus TBC terbanyak, dengan sekitar 1.090.000 kasus dan 125.000 kematian setiap tahun.

Dilansir dari turnbackhoax.id, unggahan yang menyebut vaksin berbahaya bagi generasi mendatang ini dikategorikan sebagai konten yang menyesatkan (misleading content). Masyarakat diimbau untuk mendapatkan informasi dari sumber terpercaya dan tidak mudah terpengaruh klaim tanpa dasar ilmiah.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....