Memotret Makanan, Tren Nongkrong Masa Kini

  • 26 Agt 2026 09:50 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Memotret makanan sebelum menyantapnya kini menjadi pemandangan yang cukup umum ketika seseorang sedang nongkrong di kafe, restoran, atau tempat makan. Hidangan yang baru datang sering kali tidak langsung disantap karena perlu diabadikan terlebih dahulu melalui kamera ponsel. Foto tersebut kemudian dapat dibagikan ke media sosial, dikirim kepada teman, atau sekadar disimpan sebagai dokumentasi. Kebiasaan ini menunjukkan bahwa pengalaman menikmati makanan kini tidak hanya berkaitan dengan rasa, tetapi juga dengan tampilan dan momen yang menyertainya.

Perkembangan media sosial menjadi salah satu alasan kebiasaan memotret makanan semakin populer. Platform seperti Instagram dan TikTok membuat makanan tidak hanya menjadi sesuatu yang dinikmati, tetapi juga konten yang dapat dibagikan. Tampilan makanan yang menarik, tempat makan yang estetik, hingga suasana meja makan dapat menjadi bagian dari cerita yang ingin ditampilkan seseorang kepada pengikutnya. Bagi sebagian orang, mengunggah makanan juga menjadi cara untuk berbagi rekomendasi tempat makan atau menunjukkan pengalaman kuliner yang baru dicoba.

Selain untuk media sosial, memotret makanan juga berkaitan dengan keinginan mengabadikan pengalaman. Momen makan bersama teman, keluarga, atau pasangan terkadang menjadi kenangan yang ingin disimpan. Foto makanan kemudian tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari dokumentasi sebuah perjalanan, pertemuan, atau pengalaman tertentu. Karena itu, sebuah foto semangkuk makanan atau secangkir kopi bisa memiliki nilai emosional ketika dilihat kembali di kemudian hari.

Tren tersebut juga ikut memengaruhi industri kuliner. Pemilik restoran dan kafe semakin memperhatikan tampilan makanan serta suasana tempat agar menarik secara visual. Penyajian yang cantik, dekorasi meja, pencahayaan, hingga desain interior dapat membuat pelanggan tertarik mengambil foto dan membagikannya secara online. Secara tidak langsung, pelanggan yang mengunggah foto makanan dapat membantu memperkenalkan sebuah tempat makan kepada orang lain melalui rekomendasi personal.

Namun, kebiasaan memotret makanan tidak selalu berarti seseorang ingin pamer di media sosial. Ada yang melakukannya karena memang menyukai fotografi, ingin mencatat makanan yang pernah dicoba, membuat konten, atau sekadar mengikuti kebiasaan teman. Pada akhirnya, memotret makanan telah menjadi bagian dari budaya nongkrong modern, terutama di tengah kehidupan yang semakin dekat dengan media sosial. Dari sekadar mengambil satu foto sebelum makan, kebiasaan tersebut berkembang menjadi cara untuk berbagi pengalaman, menyimpan kenangan, sekaligus menemukan dan memperkenalkan berbagai kuliner menarik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....