Batam Awali Rangkaian B3S 2026 Nasional
- 31 Jul 2026 06:32 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Program B3S (Bincang Bincang Budaya Sinema) 2026 resmi memulai rangkaian kegiatannya di Kota Batam sebagai kota pembuka. Memasuki tahun keenam penyelenggaraannya sejak pertama kali digelar pada 2020, program yang sebelumnya dikenal sebagai B2S ini terus memperluas jangkauan edukasi perfilman di berbagai daerah.
Kegiatan di Batam berlangsung pada 29–31 Juli 2026 dengan melibatkan empat sekolah. Pada hari pertama, LPP RRI Batam sebagai lembaga penyiaran publik yang berperan dalam Government Public Relations (GPR) menggelar talk show bertema inklusi di dunia perfilman.
Diskusi tersebut mengangkat pentingnya keterlibatan anak-anak penyandang disabilitas dalam industri sinema, tidak hanya sebagai pencipta karya, tetapi juga sebagai pemeran dalam film. Selain itu, rangkaian kegiatan B3S turut menghadirkan program nonton bareng di bioskop yang melibatkan kalangan santri dari berbagai pesantren. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di sejumlah daerah, seperti Bone, Bali, Yogyakarta, dan wilayah lainnya.
| Baca juga: Tiga Tren Hijab Lebaran 2026 |
Ketua Umum Yayasan DemiFilm Indonesia, Yan Widjaya, menyampaikan apresiasinya atas perkembangan program tersebut. Ia menjelaskan, setelah dibuka di Batam, B3S 2026 akan berlanjut ke Makassar pada akhir Agustus atau awal September dengan mengusung semangat "Kenali Budayamu, Sayangi Sinema Indonesia".
Sementara itu, Kepala LPP RRI Batam, Suhendra, SE, menegaskan komitmen RRI dalam mendukung perkembangan perfilman nasional melalui berbagai program siaran, khususnya di Pro 4 yang berfokus pada budaya dan Pro 2 yang menyasar kalangan muda serta pelajar sebagai salah satu segmen utama penonton film Indonesia.
"Batam memiliki potensi besar dalam pengembangan perfilman karena banyaknya kompetisi dan festival film pendek yang diikuti pelajar. Oleh sebab itu, RRI berharap dapat terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Kebudayaan," ujarnya.
| Baca juga: Tren Busana Lebaran 2026 |
Talk show berlangsung interaktif dengan menghadirkan Yan Widjaya dan Arul, penggagas DFI yang kini telah memasuki tahun ke-13 sekaligus jurnalis senior perfilman. Acara dipandu oleh Denok dan Daffa yang mengulas berbagai informasi seputar industri film Indonesia.
Dalam sesi diskusi, Arul menjelaskan alasan hari Kamis menjadi momentum penting bagi perfilman nasional. Menurutnya, Kamis merupakan hari perdana penayangan film Indonesia di bioskop secara serentak dengan distribusi layar yang merata di seluruh Indonesia.
"DFI secara rutin menghimpun data jumlah penonton pada hari pertama penayangan. Data tersebut diumumkan setiap Jumat sore melalui kanal DemiFilm TV di YouTube dan situs resmi DemiFilm Indonesia dengan tingkat akurasi tinggi berdasarkan laporan produser dan pihak eksibitor," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Yan Widjaya mengungkapkan bahwa jumlah penonton film Indonesia sepanjang 2026 telah mencapai sekitar 41 juta orang. Angka tersebut diperkirakan terus meningkat hingga menembus 80 juta penonton sebelum akhir tahun.
Rangkaian talk show ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Direktur FMS, Irini Dewi Wanti, kepada LPP RRI Batam, para narasumber, serta sekolah-sekolah yang berpartisipasi. Kegiatan B3S kemudian berlanjut pada Kamis, 30 Juli 2026 dengan melibatkan tiga sekolah menengah kejuruan, yaitu SMKN 7 Batam, SMKN 5 Batam, SMK Maitreyawira, serta MAN 1 Kota Batam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....