Cara Aman Menjaga Hewan Peliharaan ditengah Paparan Abu Vulkanik
- 08 Sep 2026 09:36 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan abu vulkanik menyebar ke sejumlah wilayah. Kondisi ini tidak hanya perlu diwaspadai oleh manusia, tetapi juga dapat berdampak terhadap kesehatan hewan peliharaan.
Paparan abu vulkanik dalam jumlah tertentu dapat mengganggu saluran pernapasan, menyebabkan iritasi pada mata dan kulit, hingga membuat hewan mengalami stres. Karena itu, pemilik hewan perlu melakukan sejumlah langkah perlindungan agar hewan tetap aman selama kondisi tersebut berlangsung.
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melindungi hewan peliharaan dari paparan abu vulkanik:
1. Jaga Agar Hewan Peliharaan Beraktivitas di Dalam Rumah
Selama abu vulkanik masih tersebar di lingkungan sekitar, sebaiknya batasi aktivitas hewan peliharaan di luar rumah. Usahakan anjing, kucing, maupun hewan peliharaan lainnya tetap berada di dalam ruangan agar tidak terlalu banyak menghirup partikel abu.
Jika hewan terbiasa bermain atau berjalan-jalan di luar, aktivitas tersebut dapat dikurangi sementara hingga kondisi udara kembali lebih aman. Pastikan pula ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik tanpa membiarkan abu dari luar masuk ke dalam rumah.
2. Bersihkan Tubuh Hewan Peliharaan dari Abu Vulkanik
Apabila hewan peliharaan terlanjur berada di luar dan tubuhnya terkena abu, segera bersihkan bagian tubuh yang terpapar. Abu yang menempel pada bulu dapat terbawa ke dalam rumah atau terhirup oleh hewan ketika mereka menjilati tubuhnya.
Pembersihan dapat dilakukan secara perlahan menggunakan air bersih. Hindari menggosok tubuh hewan terlalu keras karena dapat membuat partikel abu semakin menempel atau mengiritasi kulit.
Setelah dibersihkan, pastikan tubuh hewan dikeringkan dengan baik dan perhatikan apakah terdapat tanda-tanda gangguan kesehatan, seperti batuk, bersin berlebihan, mata berair, atau kesulitan bernapas.
3. Jaga Kebersihan Alat Makan, Minum, dan Lingkungan Sekitar
Abu vulkanik juga dapat mengotori tempat makan dan minum hewan. Oleh sebab itu, bersihkan wadah makanan dan air secara rutin untuk memastikan tidak ada partikel abu yang masuk ke dalamnya.
Selain itu, area tempat hewan beraktivitas juga perlu dijaga kebersihannya. Segera bersihkan abu yang masuk ke dalam rumah, terutama di sekitar tempat tidur, kandang, tempat makan, dan area bermain hewan.
Air minum juga sebaiknya selalu tersedia dalam kondisi bersih agar hewan tetap terhidrasi dengan baik.
4. Persiapkan Tas Darurat Berisi Keperluan Hewan Peliharaan
Dalam situasi bencana atau ketika kondisi lingkungan memburuk, pemilik hewan sebaiknya sudah menyiapkan tas darurat khusus untuk hewan peliharaan.
Isi tas tersebut dapat berupa makanan dan air minum, obat-obatan yang diperlukan, perlengkapan kebersihan, tali atau kandang, serta kebutuhan penting lainnya. Dokumen atau informasi kesehatan hewan juga sebaiknya disimpan bersama perlengkapan tersebut.
Persiapan ini akan memudahkan pemilik apabila sewaktu-waktu harus meninggalkan rumah atau memindahkan hewan ke tempat yang lebih aman.
Menjaga hewan peliharaan selama terjadi penyebaran abu vulkanik membutuhkan perhatian dan kesiapan dari pemilik. Dengan membatasi aktivitas di luar rumah, menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, serta menyiapkan perlengkapan darurat, risiko paparan abu vulkanik terhadap hewan peliharaan dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....