[Hoaks] Vaksinasi Menyebabkan Autisme

  • 16 Agt 2026 16:36 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Beredar unggahan foto dari akun Facebook “Abu Julaibib” berisi narasi: "Data Baru dari Klinik Autisme Besar. 40% kasus autisme regresi mendadak terjadi dalam 2 hari dan 76% dalam 2 minggu setelah vaksinasi. 182 catatan pasien diperiksa, 84 (46%) merupakan kasus "autisme onset cepat" 98% dari kasus-kasus ini telah menerima "vaksinasi rutin" tepat sebelum timbulnya gejala. Waktu dari vaksinasi hingga regresi 40% kasus dalam 2 hari."

Dilansir dari akun sosial media Instagram @turnbackhoax.id, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “data baru dari klinik autisme besar mengenai vaksinasi yang menyebabkan autisme” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

TurnBackHoax kemudian menelusuri laman worldautismorganisation.com (WAO) yang merupakan organisasi dunia yang khusus menangani isu autisme. Tidak ditemukan adanya data hasil penelitian atau kajian ilmiah yang menyebut vaksinasi menyebabkan autisme.

TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “benarkah vaksinasi bisa menyebabkan autisme” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke artikel di laman World Health Organization (WHO), yakni who.int, berjudul “Pernyataan WHO tentang Isu-isu terkait Autisme” yang tayang September 2025.

WHO menegaskan terdapat bukti yang kuat dan meluas yang menunjukkan bahwa penggunaan vaksin pada anak-anak tidak menyebabkan autisme. Studi-studi besar dengan kualitas tinggi dari banyak negara menghasilkan kesimpulan yang sama. Studi awal yang mengindikasikan hubungan antara vaksin pada anak dan autisme telah terbukti cacat dan terbantahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....