Perdagangan RI-Tiongkok Tembus USD167 Miliar

  • 17 Jul 2026 10:57 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Hubungan ekonomi Indonesia dan Tiongkok terus menunjukkan penguatan, baik dari sisi perdagangan maupun investasi. Kondisi tersebut menjadi salah satu landasan kerja sama strategis yang diperkuat melalui kunjungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ke Shanghai pada 16 hingga 19 Juli 2026.

Berdasarkan data General Administration of Customs of China (GACC), total perdagangan Indonesia dan Tiongkok sepanjang 2025 mencapai USD167,36 miliar. Sementara itu, pada periode Januari hingga Juni 2026, Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar USD5,6 miliar.

Komoditas utama ekspor Indonesia ke Tiongkok meliputi produk mineral, besi dan baja, nikel, minyak nabati, serta bijih logam. Di sisi investasi, Tiongkok masih menjadi salah satu investor terbesar di Indonesia dengan fokus pada industri logam dan ketenagalistrikan.

Melalui penandatanganan World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), pemerintah berharap hubungan ekonomi kedua negara semakin berkembang ke sektor-sektor teknologi tinggi, termasuk kecerdasan buatan, telekomunikasi, dan robotika.

Kunjungan kerja tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama bisnis dengan sejumlah perusahaan teknologi Tiongkok guna mempercepat transformasi digital dan meningkatkan daya saing industri nasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....