Indonesia Bidik Investasi AI dari Tiongkok

  • 17 Jul 2026 10:58 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah menargetkan peningkatan investasi di sektor industri berteknologi tinggi melalui kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ke Shanghai, Tiongkok, pada 16 hingga 19 Juli 2026.

Penandatanganan pendirian World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) diharapkan menjadi momentum untuk mendorong investasi pada sektor kecerdasan buatan, infrastruktur telekomunikasi, dan robotika canggih. Pemerintah juga mengarahkan transformasi investasi bilateral menuju sektor yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Pada 2025, investasi Tiongkok di Indonesia mencapai USD7,5 miliar. Jika digabungkan dengan investasi dari Hong Kong sebesar USD10,6 miliar, total penanaman modal asing dari kedua wilayah tersebut menjadi yang terbesar di Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, Airlangga dijadwalkan menggelar pertemuan bisnis dengan sejumlah perusahaan teknologi Tiongkok, antara lain ByteDance, Unitree, Deep Robotics, dan FiberHome.

"Pertemuan ini diharapkan menghasilkan peluang kerja sama konkret yang dapat mempercepat pengembangan ekosistem industri teknologi tinggi, memperluas transfer pengetahuan dan teknologi, serta memperkuat daya saing industri nasional," ujar Airlangga Hartarto.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....