Inflasi Produsen Turun, Harga Emas Tahan Pelemahan

  • 17 Jul 2026 11:03 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Harga emas memangkas pelemahan pada perdagangan Rabu, setelah data inflasi produsen Amerika Serikat secara tak terduga mencatat penurunan sepanjang Juni. Kondisi tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat.

Emas spot relatif stabil di level USD4.057,34 per ons pada Rabu, 15 Juli 2026, setelah sempat merosot hampir satu persen pada awal perdagangan. Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat kontrak Agustus ditutup turun 0,4 persen ke level USD4.051,80 per ons.

Departemen Tenaga Kerja AS melalui Bureau of Labor Statistics melaporkan Indeks Harga Produsen (Producer Price Index/PPI) untuk permintaan akhir turun 0,3 persen pada Juni. Angka tersebut berbalik dari kenaikan 0,6 persen pada Mei dan lebih rendah dibandingkan perkiraan ekonom yang memproyeksikan tidak ada perubahan.

Chief Market Strategist Blue Line Futures, Phillip Streible, mengatakan harga emas berhasil memangkas penurunan setelah data PPI dirilis di bawah ekspektasi pasar. Kondisi tersebut meredakan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga beberapa kali lagi tahun ini.

Seiring rilis data tersebut, peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan Juli juga menurun. Berdasarkan FedWatch Tool CME Group, probabilitas kenaikan suku bunga turun menjadi sekitar 10,2 persen dari sebelumnya 16,6 persen sebelum data PPI diumumkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....