Spekulasi Berakhirnya Konflik Iran Picu Koreksi Harga Minyak sementara
- 31 Mar 2026 16:07 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Harga minyak sempat terkoreksi di awal perdagangan Selasa (31/3), di tengah spekulasi berakhirnya konflik Iran. Kontrak Brent untuk Mei sempat turun 1% sebelum akhirnya rebound ke USD112,96 per barel. Kontrak WTI untuk Mei juga bergerak tipis naik menjadi USD102,90 per barel.
Spekulasi muncul setelah laporan menyebut Presiden AS Donald Trump bersedia mengakhiri kampanye militer terhadap Iran, meski Selat Hormuz tetap sebagian besar tertutup. Sementara itu, sehari sebelumnya Trump memperingatkan kemungkinan menghancurkan fasilitas energi Iran jika jalur tersebut tidak dibuka.
Para analis menekankan bahwa koreksi harga minyak bersifat sementara. Sugandha Sachdeva, Pendiri SS WealthStreet, mengatakan, “Pergerakan harga signifikan baru akan terjadi jika arus minyak melalui Selat Hormuz benar-benar kembali normal.” Situasi ini menunjukkan bahwa pasar minyak masih rentan terhadap perubahan geopolitik dan spekulasi diplomatik.
Meskipun demikian, laporan persediaan minyak di AS menunjukkan penurunan stok minyak mentah, distilat, dan bensin, yang turut menopang harga. Investor kini harus menimbang antara optimisme diplomatik dan risiko nyata gangguan pasokan global yang dapat memperketat harga minyak di pasar dunia.
Dengan kondisi ini, volatilitas harga minyak diperkirakan akan berlanjut hingga kepastian politik dan keamanan di jalur strategis energi global tercapai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....