Goldman Sachs Pertahankan Target Harga Emas USD5.400 di Volatilitas Pasar

  • 31 Mar 2026 15:56 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Bank investasi global Goldman Sachs mempertahankan proyeksi bullish terhadap harga emas, menargetkan logam mulia itu mencapai USD5.400 per ons pada akhir 2026 meski terjadi koreksi tajam di pasar, menurut analisis terbaru.

Target tersebut tetap dipertahankan meskipun harga emas telah turun sekitar 15 % dari puncaknya akibat gejolak geopolitik dan perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga global. Analis dari Goldman Sachs menilai koreksi ini dipicu faktor eksternal serta posisi pasar yang sebelumnya sempat rentan di fase awal gejolak.

Goldman Sachs memperkirakan nilai wajar emas kini berada di sekitar kisaran USD4.550 per ons, dengan asumsi kebijakan makro yang berlaku sebelum konflik tetap relevan hingga akhir tahun. Pergerakan pasar yang lebih “bersih” setelah aksi jual mereda disebut membuka peluang masuk investasi yang menarik bagi investor.

Bank ini juga menanggapi kritik bahwa emas gagal berfungsi sebagai aset lindung nilai (safe haven) dengan menyatakan efektivitasnya bergantung pada jenis tekanan inflasi tertentu—terutama perbedaan antara inflasi stagflasi yang dipicu gangguan pasokan dan tekanan yang berasal dari kredibilitas institusi keuangan.

Meskipun Goldman tetap optimistis, analis mencatat potensi risiko tetap ada. Faktor seperti gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz atau pelemahan pasar global dapat menekan harga emas hingga rendah, sementara eskalasi geopolitik lebih luas bisa mendorong harga lebih tinggi dari target yang dipatok.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....