Menko AHY Tegaskan Ketahanan Air Sebagai Pilar Pertahanan Nasional

  • 31 Mar 2026 15:28 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Republik Indonesia menegaskan ketahanan air sebagai fondasi utama pertahanan dan ketahanan nasional, sejalan dengan implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) dalam Town Hall Meeting Water Security, Selasa (24/2/2026).

Menko AHY menekankan pentingnya keterlibatan lintas sektor dalam mengelola air, mulai dari kementerian, lembaga, akademisi, NGO, investor, hingga masyarakat sipil. “Air adalah persoalan bersama. Kita ingin menghadirkan air yang memadai untuk kebutuhan hidup manusia dan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa 74 persen pemanfaatan air nasional digunakan untuk sektor agrikultur, sehingga pengelolaan air yang tepat menjadi kunci untuk mendukung swasembada pangan dan memperkuat ketahanan nasional. Kebijakan ini berpedoman pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air dengan fokus pada konservasi, pemanfaatan, dan mitigasi daya rusak air.

Pendekatan pemerintah mencakup dekarbonisasi, pengelolaan tata ruang, optimalisasi infrastruktur eksisting, serta peningkatan efisiensi dan pengendalian kualitas air. Menko AHY menekankan pentingnya memulihkan siklus air secara menyeluruh, dari penyerapan hujan hingga distribusi aman ke masyarakat.

Selain itu, inovasi teknologi menjadi bagian penting dalam upaya ini. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Arif Satria memaparkan teknologi penghematan air dan konversi air kotor menjadi bersih, sementara Kementerian PU menyiapkan roadmap pembangunan dan pemeliharaan bendungan untuk memastikan keberlanjutan layanan air.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....