PROSPERA Phase II Fokus pada Rekomendasi Kebijakan Berbasis Bukti dan AI

  • 31 Mar 2026 15:22 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Program PROSPERA Phase II mendapat dukungan penuh dari Chair of Australian Productivity Commission, Danielle Wood, untuk meningkatkan produktivitas nasional melalui rekomendasi kebijakan berbasis bukti. Hal ini disampaikan Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, saat menerima kunjungan Danielle Wood dan Duta Besar Australia untuk Republik Indonesia Roderick Brazier, Jumat (27/3).

Fase kedua PROSPERA akan menekankan pengembangan tenaga kerja yang adaptif terhadap kemajuan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI). Inisiatif ini bertujuan agar Indonesia mampu meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing ekonomi.

Menko Airlangga menekankan pentingnya menyusun rekomendasi nasional terkait pemanfaatan AI, yang akan menjadi salah satu pilar dalam reformasi kebijakan dan transformasi ekonomi digital Indonesia.

Selain itu, program PROSPERA juga mendukung peningkatan kapasitas sektor publik dan tata kelola pemerintahan berbasis data. Hal ini diharapkan mendorong inovasi layanan publik serta memperkuat fondasi produktivitas nasional.

Dengan dukungan Australia, PROSPERA Phase II diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih efektif, mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, dan mempersiapkan Indonesia menghadapi tantangan ekonomi global.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....