Ekonomi Digital Indonesia Tembus USD130 Miliar
- 31 Mar 2026 15:01 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan di sektor ekonomi digital. Nilai ekonomi digital nasional diproyeksikan mencapai lebih dari USD130 miliar pada 2026, dengan penetrasi internet mencapai 79,5% dari total populasi. Transaksi pembayaran digital pun melonjak, mencapai lebih dari 4,7 miliar transaksi pada Januari 2026, tumbuh hampir 40% secara tahunan.
Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian, Ali Murtopo Simbolon, menyatakan bahwa perkembangan ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi digital utama di Asia Tenggara. “Aliran investasi terus meningkat pada sektor teknologi dan infrastruktur digital, sementara penguatan SDM digital menjadi fondasi ekonomi masa depan,” ujar Ali pada acara Soft Launching ASOCIO Digital AI Summit 2026.
Pertumbuhan ekonomi digital juga mendorong pemanfaatan teknologi mutakhir seperti Artificial Intelligence (AI), yang menjadi faktor kunci dalam peningkatan produktivitas, efisiensi industri, dan daya saing global. AI diposisikan sebagai “new engine of growth” untuk mempercepat transformasi sektor ekonomi, membuka peluang bisnis baru, dan meningkatkan nilai tambah industri.
Dalam konteks ini, pemerintah berfokus pada pengembangan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. Upaya tersebut meliputi penguatan standar tata kelola AI, etika teknologi, pembangunan infrastruktur digital yang tangguh, serta peningkatan keterlibatan UMKM dalam ekonomi digital.
Peningkatan transaksi digital dan adopsi AI juga diyakini dapat memperkuat ketahanan ekonomi nasional terhadap gejolak eksternal. Pemerintah optimistis pertumbuhan sektor ini akan terus berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, inovasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....