[SALAH] Mencium Kucing Mampu Sebabkan Infeksi Otak

  • 31 Mar 2026 13:46 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Beredar unggahan video di Facebook dari akun “Angkara Messi” pada Senin (9/3/2026) yang mengklaim bahwa mencium kucing dapat membajak otak manusia melalui parasit. Unggahan tersebut menyebut enam “level infeksi”, mulai dari kontak dengan hidung kucing hingga perubahan perilaku, yang diduga disebabkan oleh parasit.

Tim cek fakta Tempo menelusuri klaim tersebut dan menyatakan informasi dalam unggahan menyesatkan (misleading content). Penularan parasit Toxoplasma gondii, penyebab toksoplasmosis, tidak terjadi melalui kontak fisik seperti mencium kucing, melainkan melalui kotoran kucing yang terkontaminasi parasit.

Dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Siti Gusti Ningrum, menjelaskan bahwa infeksi manusia terjadi jika secara tidak sengaja menelan parasit dari feses kucing yang terinfeksi. Risiko utama infeksi lebih terkait dengan gangguan kesehatan reproduksi, khususnya pada perempuan, bukan gangguan otak.

Data dari Cornell University College of Veterinary Medicine menyebutkan, parasit dapat bertahan di lingkungan selama berbulan-bulan dan menjadi infektif dalam satu hingga lima hari setelah keluar bersama kotoran kucing. Penularan pada manusia lebih sering melalui makanan atau tanah yang terkontaminasi. Langkah pencegahan utama meliputi mencuci tangan, menggunakan sarung tangan saat membersihkan kotoran kucing, serta memastikan makanan matang dan bersih.

Dengan demikian, meski kucing merupakan inang parasit Toxoplasma, kontak fisik seperti mencium tidak menimbulkan risiko infeksi otak. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan dan tidak terpengaruh klaim yang menyesatkan terkait kesehatan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....