[SALAH] Bahlil Dorong PLN Naikkan Harga Token Listrik
- 31 Mar 2026 13:43 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Sebuah unggahan akun X “elsaday__” pada Rabu (18/3/2026) menimbulkan perhatian publik dengan klaim bahwa Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, mendorong PLN menaikkan harga token listrik agar rakyat “belajar hemat” dan mencegah kerugian negara. Hingga Selasa (31/3/2026), unggahan ini telah ditonton 527 ribu kali, disukai 13 ribu kali, dibagikan 6 ribu kali, dan memicu 3 ribu komentar.
Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO melalui platform TurnBackHoax menelusuri klaim tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa konten tersebut termasuk Hoaks Daur Ulang/Hoaks Lama Bersemi Kembali (HDU/HLBK) karena narasi yang dibagikan merujuk pada artikel lama yang sudah pernah dipublikasikan sebelumnya pada 2026.
Menurut artikel medcom.id berjudul “Pemerintah Jaga Daya Beli, Harga Token Listrik tak Berubah” yang tayang Senin (29/12/2025), harga listrik untuk prabayar maupun pascabayar tidak mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2025. Selanjutnya, penelusuran menggunakan kata kunci “Tarif Listrik Januari 2026” mengarahkan ke artikel resmi web.pln.co.id bertajuk “Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tidak Naik, PLN Tegaskan Dukungan dan Komitmen Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan” yang diterbitkan Kamis (1/1/2026).
Dalam artikel tersebut, PLN menegaskan mendukung penuh keputusan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bahwa tarif listrik pada Triwulan I (Januari–Maret) 2026 tidak mengalami kenaikan. Selama penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim mengenai dorongan Menteri Bahlil untuk menaikkan harga token listrik.
Berdasarkan fakta tersebut, tim pemeriksa menyimpulkan bahwa klaim pada unggahan akun “elsaday__” merupakan konten palsu (fabricated content). Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi sebelum menyebarkan konten yang berpotensi menyesatkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....