Hari Margasatwa Sedunia 2026, Seruan Lindungi Satwa Liar

  • 03 Mar 2026 08:01 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID – Setiap 3 Maret, dunia memperingati Hari Margasatwa Sedunia atau World Wildlife Day. Peringatan ini menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian satwa liar dan tumbuhan yang terancam punah akibat perburuan, perdagangan ilegal, serta kerusakan habitat.

Hari Margasatwa Sedunia ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 2013. Tanggal 3 Maret dipilih untuk menandai disepakatinya Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Terancam Punah (CITES) pada 1973. Sejak itu, peringatan ini menjadi agenda tahunan untuk mengampanyekan perlindungan keanekaragaman hayati di seluruh dunia.

Di Indonesia, isu pelestarian satwa liar masih menjadi pekerjaan rumah besar. Negara ini dikenal sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati dunia. Namun, sejumlah spesies endemik seperti orangutan, harimau sumatra, dan gajah sumatra menghadapi ancaman serius akibat alih fungsi lahan, kebakaran hutan, serta praktik perdagangan ilegal.

Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan, tekanan terhadap habitat alami masih terjadi di berbagai wilayah. Pemerintah bersama lembaga konservasi terus menggencarkan patroli, rehabilitasi satwa, hingga edukasi kepada masyarakat untuk menekan angka perburuan liar.

Selain itu, sejumlah organisasi internasional seperti Worldwide Fund for Nature juga aktif mendampingi upaya konservasi di Indonesia, mulai dari perlindungan kawasan hutan hingga penguatan ekonomi masyarakat berbasis kelestarian alam.

Peringatan Hari Margasatwa Sedunia 2026 diharapkan tidak sekadar seremoni. Momentum ini menjadi pengingat bahwa menjaga satwa liar bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu, melainkan tugas bersama. Masyarakat dapat berperan dengan tidak membeli produk dari satwa dilindungi, melaporkan praktik perdagangan ilegal, serta mendukung produk ramah lingkungan.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Keanekaragaman hayati merupakan warisan yang tak ternilai. Jika tidak dijaga, kerugian ekologis dan ekonomi yang ditimbulkan akan berdampak jangka panjang. Hari Margasatwa Sedunia menjadi ajakan nyata untuk bertindak demi masa depan bumi yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....