Love Scam, Penipuan Berkedok Cinta Digital
- 30 Jan 2026 10:28 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Love scam atau penipuan cinta merupakan kejahatan siber yang memanfaatkan hubungan emosional korban untuk memperoleh keuntungan finansial. Pelaku biasanya membangun kedekatan secara intens melalui media sosial, aplikasi kencan, atau platform pesan singkat, lalu memanipulasi perasaan korban hingga akhirnya meminta uang atau data pribadi.
Dalam praktiknya, pelaku love scam kerap menggunakan identitas palsu. Mereka bisa mengaku sebagai profesional sukses, tentara, dokter, atau pengusaha yang bekerja di luar negeri. Dengan komunikasi yang manis dan penuh perhatian, pelaku perlahan membangun kepercayaan korban dalam waktu yang relatif singkat.
Setelah hubungan dirasa cukup dekat, pelaku mulai melancarkan aksinya. Modus yang sering digunakan antara lain meminta bantuan dana dengan alasan darurat, seperti biaya pengobatan, masalah bisnis, pengiriman hadiah, hingga biaya administrasi agar bisa bertemu langsung. Tidak sedikit korban yang mengalami kerugian finansial besar karena terus menuruti permintaan pelaku.
Berikut beberapa kiat agar kita terhindar dari love scam, disusun ringkas dan mudah dipahami:
1. Jangan mudah percaya pada orang asing online. Terutama jika baru kenal di media sosial atau aplikasi kencan, tapi sudah mengaku cinta dalam waktu singkat.
2. Waspadai profil yang terlalu “sempurna”. Foto profesional, cerita hidup dramatis, mengaku bekerja di luar negeri (tentara, dokter, pengusaha) sering jadi ciri love scam.
3. Jangan pernah kirim uang atau data pribadi. Termasuk nomor rekening, KTP, OTP, atau kode verifikasi, dengan alasan apa pun.
4. Curigai permintaan uang mendesak. Alasan sakit, bisnis bermasalah, hadiah tertahan, atau ingin segera bertemu adalah modus klasik.
5. Lakukan video call. Penipu biasanya menghindari panggilan video dengan berbagai alasan.
6. Cek identitas dan foto profil. Gunakan pencarian gambar (reverse image search) untuk memastikan foto tidak dicuri dari internet.
7. Jangan terisolasi secara emosional. Penipu sering meminta korban merahasiakan hubungan. Selalu ceritakan ke keluarga atau teman.
8. Segera hentikan komunikasi jika mencurigakan. Blokir akun dan laporkan ke platform media sosial atau pihak berwenang
Love scam tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis korban. Rasa malu, trauma, hingga kehilangan kepercayaan diri sering dialami oleh korban setelah menyadari telah ditipu oleh orang yang mereka anggap sebagai pasangan.
Dengan meningkatkan literasi digital dan kewaspadaan, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari jerat love scam yang kini semakin beragam dan canggih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....