Puluhan Pengelola Homestay di KEK Tanjung Lesung Diberi Pelatihan

  • 03 Okt 2024 11:32 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Puluhan pengelola inap keluarga atau homestay di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Banten mendapat pelatihan pengelolaan usaha homestay. Pelatihan ini diinisiasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pandeglang selama 3 hari, 1 - 3 Oktober 2024 di Tanjung Lesung Beach Resort.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (PSDP & Ekraf) Disparbud Pandeglang, Mia Maulani Rizki mengatakan, kegiatan bertujuan memberi penguatan keahlian dalam pengelolaan inap keluarga, khususnya yang ada di sekitar KEK Tanjung Lesung.

Baca juga: Ketua Dewan Soroti Lambannya Pengembangan KEK Tanjung Lesung

"Untuk kali ini, kita latih 40 pengelola homestay yang ada di sekitar KEK Tanjung Lesung. Selain sebagai ajang silaturahmi antar pengelola homestay juga memberikan pengetahuan yang lebih mendalam dalam mengelola homestay agar pengunjung punya kesan lebih baik dan mau datang kembali," kata Mia.

Disparbud menggandeng beberapa narasumber yang merupakan praktisi pengelola destinasi wisata, yakni Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Pandeglang, Widiasmanto, pemerhati SDM Pariwisata, Moh. Amri, praktisi pengelola inap keluarga, Huddan Zulkarnaen dan Asep Supriadi.

"Selain teori atau metode ceramah, peserta pelatihan juga diajak mengunjungi Villa Kalicaa untuk memberikan pengayaan fasilitas kamar standar wisatawan," katanya.

Baca juga: Investasi Pandeglang Didominasi Sektor Pariwisata dan Perumahan

Kepala Disparbud Pandeglang, Rahmat Zultika menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan dukungan dan langkah nyata Pemkab Pandeglang dalam mempercepat perwujudan KEK Tanjung Lesung.

"Fasilitas di destinasi wisata di KEK Tanjung Lesung, bukan hanya hotel, resort dan villa yang dikelola BWJ (PT. Banten West Java, red), tetapi banyak juga yang dikelola masyarakat, seperti homestay ini. Untuk memberikan pelayanan terbaik pada wisatawan, mereka harus diberikan pelatihan yang komprehensif," ujar dia.

Baca juga: Pengembangan Pariwisata Pandeglang Dilakukan Lewat Medsos dan Fotografi

Sementara Asda Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemkab Pandeglang, Nuriah berharap, kegiatan ini dapat berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pandeglang.

"Jika pengelolaan homestay-nya sudah baik, pasti wisatawan yang datang akan semakin banyak. Yang selanjutnya, bukan hanya meningkatkan kunjungan wisatawan tetapi juga akan menghidupkan UMKM, meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah, red) dan tentunya kesejahteraan masyarakat," ucap Nuriah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....