Investasi Pandeglang Didominasi Sektor Pariwisata dan Perumahan
- 18 Apr 2024 11:32 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Pariwisata dan perumahan menjadi sektor yang mendominasi investasi di Kabupaten Pandeglang. Dari nilai investasi yang sudah masuk pada triwulan 1 sebesar Rp30 miliar, mayoritas berasal dari dua sektor tersebut.
Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang, Tedy Fauzy menyebut, beberapa daerah yang menjadi incaran investor sejauh ini seperti di Kecamatan Panimbang, Carita, dan Sumur. Selain pariwisata dan perumahan, ada pula dari sektor perikanan.
Baca juga:
Investasi di Pandeglang Tahun 2023 Tembus Rp820 Miliar
“Kalau kita lihat kondisi sekarang itu di kepariwisataan, ya di daerah Panimbang dan Carita. Itu sudah mulai ada pelaku-pelaku usaha yang baru. Yang lainnya daerah Sumur dan Cikeusik untuk sektor perikanan,” ucap Tedy, Kamis (18/4/2024).
Tedy mengakui realisasi investasi yang masuk saat ini tergolong rendah. Akan tetapi dia menyatakan, nilai yang tercatat saat ini masih bersifat sementara. Sebab pihaknya masih menghitung jumlah final investasi sampai 20 April 2024.
Baca juga:
Investasi di Pandeglang Masih Seret, Bupati Janjikan Perizinan Cepat
“Kita masih mengumpulkan nilainya, karena sekarang masih masanya masih masa pelaporan sampai dengan 20 April. Jadi realisasi untuk triwulan 1 kita belum bisa melihat, tapi kalau kemarin kita lihat sudah kisaran di angka Rp20-Rp30 miliar,” katanya.
“Kalau kita lihat kondisi sekarang itu di kepariwisataan, ya di daerah Panimbang Carita. Itu sudah mulai ada pelaku-pelaku usaha yang baru. Yang lainnya daerah Sumur dan Cikeusik untuk sektor perikanan,” ucap Tedy.
Baca juga:
Iklim Investasi di Pandeglang Diyakini Meningkat Usai Terima Teknis RDTR
Tahun ini pihaknya mematok target investasi sekitar Rp680 miliar. Dia optimistis angka itu akan tercapai. Sebab tahun lalu, realisasinya tembus diangka Rp820 miliar, lebih besar 22 persen dari target.
“Tahun lalu dari target Rp672 miliar, tercapai Rp820 miliar. Sektor tertinggi dari perumahan, industri, perdagangan, peternakan, dan perikanan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....