Ketua Dewan Soroti Lambannya Pengembangan KEK Tanjung Lesung
- 07 Jan 2024 02:27 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, Tb Udi Juhdi mendesak pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, untuk mempercepat pembangunan.
Soalnya dewan melihat, tidak ada progres signifikan yang dilakukan pengelola. Padahal KEK Tanjung Lesung ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
“Kalau saya melihatnya bahwa KSPN Kabupaten Pandeglang terutama Kawasan Tanjung Lesung, progresnya saya lihat lambat, ya. Sementara seharusnya KSPN sendiri itu sudah mempersiapkan diri ketika tol finish, KSPN sudah berjalan. Nah itu justru yang akan melaju ke terhadap pertumbuhan ekonomi,” kata Udi, Sabtu (7/1/2024).
Baca juga:
BPJN Paparkan Progres Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi III
Udi menilai, seharusnya pengembangan KEK Tanjung Lesung selaras dengan pembangunan fisik Jalan Tol Serang-Panimbang. Supaya saat tol sepanjang 83 kilometer itu selesai, fasilitas KEK Tanjung Lesung bisa langsung memikat wisatawan untuk berkunjung.
“Akan tetapi saat ini, hanya pembangunan jalan tol saja yang perkembangannya terlihat,” ujarnya.
Ironisnya, sampai saat ini DPRD Kabupaten Pandeglang, tidak pernah diajak diskusi oleh pengembang KEK Tanjung Lesung. Semestinya legislatif dilibatkan agar saat terjadi masalah di lapangan, bisa dicarikan solusi bersama.
“Kami tidak pernah ada yang koordinasi kaitan hal itu dari pihak KSPN sendiri karena selama ini mereka mungkin merasa tidak butuh dukungan legislatif, ya. Karena tidak diwajibkan adanya rekomendasi dan lain-lain sehingga koordinasi ke kami sampai saat ini tidak ada,” ucap Udi.
Baca juga:
Perumdam Tirta Berkah Pandeglang Siap Kelola SPAM Tanjung Lesung
Dia melanjutkan, lambatnya proges yang dilakukan, membuat banyak pihak pesimis terkait KEK Tanjung Lesung. Adanya jalan tol dianggap belum mampu menggerakan animo wisatawan yang lebih masif. Padahal salah satu alasan dibangunnya fasilitas adalah untuk menunjang KEK Tanjung Lesung.
“Kami sudah mendengar secara langsung dari Badan Nasional Pembangunan Tol, ya. Mereka juga merasa merasa kurang optimis. Apakah ke depan intensitas mobilitas di tol ini akan masuk? Karena salah satunya adalah melihat KSPN sendiri yang dianggap belum siap,” kata politisi Gerinda itu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....