Pembenahan KEK Tanjung Lesung Menuju Destinasi Kelas Dunia

  • 31 Mei 2026 20:23 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – PT Banten West Java Tourism Development (BWJ) mengintensifkan pengerjaan cetak biru pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Ini dilakukan untuk memperkuat daya saing pariwisata nasional di kancah internasional.

Langkah strategis ini difokuskan pada diversifikasi produk wisata yang mengintegrasikan sektor bahari, olahraga, kebudayaan, hingga ekowisata secara terpadu. Upaya pembenahan lini pelayanan dilakukan melalui standarisasi mutu akomodasi, perluasan jaringan restoran, serta penciptaan atraksi hiburan yang kompetitif.

Direktur Utama BWJ selaku pengelola KEK Tanjung Lesung, Poernomo Siswoprasetijo mengatakan, pengelola berkomitmen menghadirkan pengalaman berlibur yang komprehensif guna mendongkrak angka kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik. Langkah komersialisasi ini diproyeksikan mampu menjadikan klaster ekonomi khusus di Banten Selatan, sebagai salah satu motor penggerak utama pertumbuhan devisa negara.

"Kami terus menghadirkan pengalaman wisata yang lengkap, mulai dari wisata bahari, olahraga, budaya hingga ekowisata. Potensi Tanjung Lesung sangat besar untuk menjadi salah satu motor penggerak pariwisata nasional," ujar Poernomo, Minggu, 31 Mei 2026.

Dia menerangkan, daya dukung infrastruktur makro, terutama progres fungsional Jalan Tol Serang-Panimbang, memegang peranan krusial dalam peta pengembangan kawasan. Konektivitas bebas hambatan yang dioperasikan secara bertahap tersebut, diklaim mampu memangkas waktu tempuh dari arah Jakarta secara signifikan.

"Selain itu kemudahan aksesibilitas ini akan menjadi katalisator utama bagi pertumbuhan investasi vertikal di sektor perhotelan dan properti resor," ucap Poernomo.

Rencana induk pengembangan KEK Tanjung Lesung dikatakan Poernomo akan mengakomodasi penyusunan kalender kegiatan tahunan berskala besar, mulai dari ajang olahraga air, festival budaya, hingga konser musik.

Stimulus berupa penyelenggaraan event berkala ini diyakininya terbukti efektif menarik limpahan massa dari koridor megapolitan Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....