Dukungan Keluarga Penting bagi Penderita Alzheimer

  • 21 Sep 2026 11:37 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam mendampingi anggota keluarga yang mengalami demensia atau Alzheimer. Pendampingan diperlukan untuk membantu penderita menghadapi perubahan daya ingat, perilaku hingga orientasi terhadap waktu dan tempat.

Kepala Tata Usaha UPTD Puskesmas Kota Serang, Ima Hikmah Susanti mengatakan, komunikasi dengan anggota keluarga perlu terus dijaga. Lansia yang mengalami gangguan ingatan tidak seharusnya dibiarkan menjalani aktivitas seorang diri, terutama ketika sudah mengalami disorientasi tempat dan waktu.

Menurut Ima, kondisi tersebut dapat menimbulkan risiko ketika penderita keluar rumah tanpa mengetahui tujuan. Gangguan ingatan yang semakin berat juga dapat membuat penderita lupa alamat rumah maupun anggota keluarganya, sehingga keberadaan pendamping menjadi penting dalam kehidupan sehari-hari.

"Support keluarga itu sangat penting. Jadi kalau bisa dari setiap harinya harus diajak komunikasi yang baik," kata Ima dalam program Banten Menyapa RRI Banten, Senin, 21 September 2026.

Pendampingan keluarga juga diperlukan ketika muncul perubahan perilaku. Ima menjelaskan, penderita Alzheimer dapat menjadi lebih sensitif dan sulit mengendalikan emosi. Selain itu, penderita dapat memiliki prasangka terhadap anggota keluarga ketika kehilangan atau lupa menyimpan barang.

Karena itu, keluarga perlu memahami kondisi tersebut sebagai gangguan fungsi otak dan bukan sesuatu yang memalukan. Menurut Ima, mengasingkan anggota keluarga yang mengalami demensia atau Alzheimer justru dapat memperburuk kondisi yang dialami.

"Karena dengan diasingkan kan itu akan memperburuk penyakitnya. Makanya harus ada dukungan keluarga, sangat menentukan kualitas hidupnya," ujarnya.

Ima mengatakan, keluarga juga dapat membantu menjaga aktivitas otak penderita dengan kegiatan positif, komunikasi dengan lingkungan sekitar, olahraga dan pola hidup sehat. Jika terjadi penurunan daya ingat yang mulai mengganggu aktivitas, keluarga disarankan membawa anggota keluarganya berkonsultasi ke tenaga kesehatan untuk mendapatkan identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....