BNN Banten Gelorakan Hidup Sehat Anti Narkotika lewat Fun Run
- 26 Jul 2026 12:57 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Kota Serang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten menggelar ajang Ananda Bersinar Fun Run dalam rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2026. Kegiatan lari santai sejauh lima kilometer yang diikuti 300 peserta ini berlangsung meriah di kawasan kafe 527 Kota Serang, Minggu 26 Juli 2026.
Ketua Pelaksana Ananda Bersinar Fun Run 2026 sekaligus Kepala Bidang P2M BNN Provinsi Banten, Ainul Mardhiah, menjelaskan kegiatan olahraga bersama ini menjadi sarana efektif BNN dalam meluncurkan program aksi nasional pencegahan narkoba sejak dini. Pihaknya sengaja merangkul generasi muda melalui kegiatan positif dan menyenangkan agar terhindar dari ancaman penyalahgunaan barang haram.
"Kegiatan fun run hari ini kita rangkaikan dengan peluncuran program Ananda Bersinar untuk mengajak generasi muda menghindari narkoba lewat kegiatan positif. Kami sengaja memilih lokasi kafe di tengah kota agar lebih mudah menjangkau anak-anak muda yang sering nongkrong," ujar Ainul Mardhiah, 26 Juli 2026.
Pemilihan lokasi di kafe tengah kota pun disebutnya bertujuan menjangkau langsung pusat aktivitas kaum muda yang sering menghabiskan waktu luang di tempat nongkrong. BNN berupaya mendekatkan pesan pencegahan bahaya narkotika ke ruang publik yang akrab dengan gaya hidup generasi muda.
Tren positif di kalangan anak muda yang kini mulai meninggalkan hiburan dunia malam dan beralih menggeluti berbagai kegiatan olahraga, seperti lari, gym, hingga padel mendapat apresiasi penuh dari pihak BNN. Aktivitas fisik yang menyenangkan disebutnya terbukti mampu merangsang produksi hormon kebahagiaan di otak sehingga menekan potensi pelarian ke arah penyalahgunaan narkotika.
Kendati demikian, BNN mencatat angka coba pakai narkoba di kalangan remaja masih menunjukkan tren peningkatan akibat tingginya rasa ingin tahu. Menurutnya tantangan pengawasan peredaran gelap di wilayah Banten diibaratkan sebagai api dalam sekam yang membutuhkan kewaspadaan serta sinergi lintas sektor.
"Aktivitas olahraga seperti lari sangat positif karena membuat dopamin otak bekerja secara alami sehingga anak muda bisa terhindar dari narkoba. Namun, angka coba pakai di kalangan remaja terus meningkat setiap tahun akibat faktor rasa ingin tahu yang tinggi," katanya.
Antusiasme tinggi turut dirasakan oleh salah seorang peserta fun run asal komunitas pelari lokal, Seftyan, yang sukses menuntaskan rute lima kilometer. Ia menilai ajang lari bersama ini sangat luar biasa dan memberikan wadah positif untuk menjaga kebugaran tubuh.
Pergeseran gaya hidup anak muda dari kegiatan malam yang kurang produktif menuju rutinitas berolahraga dinilainya sebagai kemajuan sosial yang sangat baik. Menurutnya, fear of missing out (Fomo) terhadap olahraga sangat positif dan patut didukung selama mampu menjauhkan generasi muda dari pergaulan bebas serta ancaman narkotika.
"Event fun run dari BNN ini sangat luar biasa dan sangat bagus bagi anak-anak muda yang gemar berolahraga secara positif. Daripada melakukan kegiatan tidak jelas yang merusak kesehatan," ujar Seftyan.
Sementara, Kepala BNN Provinsi Banten, Brigjen Pol. Budi Sajidin, menegaskan peredaran narkotika di wilayah Banten sudah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Ia menyebut ancaman bahaya narkoba kini telah menyasar berbagai kalangan mulai dari anak-anak, ibu rumah tangga, hingga para pekerja sektor industri.
Langkah pencegahan melalui pemberdayaan masyarakat dan olahraga bersama dinilainya jauh lebih efektif dibandingkan tindakan penindakan hukum semata di dalam lapas. Pihaknya mencatat ribuan narapidana kasus narkotika saat ini masih menjalani masa hukuman di berbagai lembaga pemasyarakatan wilayah Banten.
"Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati karena saat ini sudah ada ribuan pemakai yang mendekam di dalam lapas," kata Budi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....