Hadapi Musim Kemarau, Perumdam Tirta Kalimaya Jaga Distribusi Air Tetap Normal
- 22 Jun 2026 15:31 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Kabupaten Lebak telah mengalami musim panas dan kekeringan selama hampir dua bulan terakhir. Meski demikian, kondisi debit air yang dikelola Perumdam Tirta Kalimaya masih tergolong aman dan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan normal.
Direktur Utama Perumdam Tirta Kalimaya, Ni'matullah, di Kalanganyar, Senin, 22 Juni 2026, mengatakan, hingga saat ini seluruh Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dikelola perusahaan masih beroperasi dengan baik. Musim kemarau yang melanda Kabupaten Lebak belum memberikan dampak signifikan terhadap pelayanan air bersih kepada masyarakat.
"Alhamdulillah untuk Perumdam Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak, saat ini posisinya kondusif walaupun musim panas dan kekeringan sudah mulai melanda Lebak hampir dua bulan terakhir," kata Ni'matullah. Ia menjelaskan, sebagian besar SPAM yang tersebar di wilayah Kabupaten Lebak masih berfungsi normal.
Kondisi tersebut membuat distribusi air kepada pelanggan tetap dapat dilakukan sesuai kebutuhan. Namun demikian, terdapat satu SPAM yang sempat mengalami gangguan akibat dampak cuaca panas berkepanjangan.
SPAM tersebut berada di wilayah Kecamatan Cibadak. Hal ini dikarenakan sumber air pada SPAM Cibadak mengalami penyusutan debit hingga menyebabkan aliran air tidak mampu naik ke pipa induk.
Akibat kondisi itu, pihak Perumdam segera melakukan penanganan di lapangan. "Kami langsung melakukan pembersihan dan pengerukan pada intake agar aliran air bisa kembali berjalan normal," ujarnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan air kepada pelanggan tidak terganggu dalam waktu lama. Setelah dilakukan pembersihan, aliran air di wilayah pelayanan SPAM Cibadak kembali membaik.
Perumdam Tirta Kalimaya saat ini memiliki sejumlah cabang pelayanan yang tersebar di berbagai wilayah. Cabang tersebut berada di Rangkasbitung, Kalanganyar, Warunggunung, Cibadak (Kawaci), Maja, Leuwidamar, Malingping, dan Bayah.
Dari seluruh cabang tersebut, hanya SPAM Cibadak yang terdampak langsung oleh kondisi musim kemarau. Sementara cabang lainnya masih beroperasi secara normal tanpa kendala berarti.
Ni'matullah mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap seluruh sumber air yang menjadi andalan perusahaan. Petugas juga rutin membersihkan intake dan membuang lumpur maupun endapan pasir yang berpotensi menghambat aliran air.
Upaya tersebut penting dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi air ke rumah pelanggan. Meski kondisi sumber air masih relatif aman, cuaca panas menyebabkan debit air mengalami sedikit penurunan.
Karena itu, Perumdam menerapkan pengaturan distribusi di beberapa wilayah pelayanan. "Dengan kondisi cuaca panas saat ini memang ada sedikit kendala karena debit air berkurang, sehingga kami melakukan penjadwalan dan pembagian distribusi air kepada pelanggan," kata Ni'matullah.
Ia memastikan kebijakan tersebut dilakukan agar seluruh pelanggan tetap mendapatkan pasokan air secara merata. Saat ini jumlah pelanggan aktif Perumdam Tirta Kalimaya mencapai sekitar 34 ribu sambungan.
Para pelanggan tersebut tersebar di 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Lebak. Sumber air yang digunakan Perumdam Tirta Kalimaya sebagian besar berasal dari sungai atau sumber air darat.
Hampir seluruh sungai besar di Kabupaten Lebak menjadi sumber pasokan air baku bagi perusahaan daerah tersebut. Karena itu, kondisi cuaca dan curah hujan menjadi faktor penting yang memengaruhi ketersediaan air baku.
Meski menghadapi tantangan musim kemarau, Perumdam Tirta Kalimaya optimistis pelayanan kepada masyarakat tetap dapat dipertahankan. "Kami akan terus mengoptimalkan penyaluran air ke rumah pelanggan meskipun saat ini sedang memasuki musim kemarau," ujar Ni'matullah.
Ia berharap kondisi sumber air tetap stabil sehingga kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Lebak dapat terpenuhi dengan baik sepanjang musim kemarau tahun ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....