Gerakan Tanam Benih Padi PS 08 Perkuat Ketahanan Pangan di Lebak

  • 03 Jun 2026 06:40 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan, pemerintah Kabupaten Lebak bersama perwakilan Yayasan Bhakti Bela Negara, memberikan bantuan Benih Padi PS 08 kepada kelompok tani Tirta Mulya Desa Kolelet Wetan, Kecamatan Rangkasbitung, Selasa, 2 Juni 2026. Penyerahan benih padi itu dilakukan langsung oleh Bupati Lebak, Moch. Hasbi Jayabaya.

Kegiatan tersebut selain untuk menjaga ketahanan pangan, memperkuat sektor pertanian, juga meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Lebak. Acara berlangsung di areal persawahan Desa Kolelet Wetan dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, kelompok tani, tokoh masyarakat, dan perwakilan Yayasan Bhakti Bela Negara.

Gerakan tanam padi ini juga menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi pertanian daerah guna mendukung kemandirian pangan yang berkelanjutan. Bupati Lebak turut melakukan penanaman benih padi bersama para petani sebagai simbol dimulainya masa tanam.

Menurut Bupati, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat Kabupaten Lebak. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mendukung peningkatan produksi pertanian.

"Gerakan Tanam Padi ini merupakan langkah nyata untuk menjaga ketahanan pangan, memperkuat petani, serta memastikan Kabupaten Lebak mampu berdiri di atas kekuatan dan potensi daerahnya sendiri. Pertanian harus terus menjadi sektor unggulan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Hasbi Jayabaya.

Ia menegaskan, ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah. Selain meningkatkan produksi pangan, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir memberikan dukungan kepada para petani melalui berbagai program pemberdayaan. Dukungan tersebut meliputi penyediaan benih unggul, penguatan kelembagaan petani, hingga pendampingan teknis di lapangan.

Hasbi Jayabaya juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Bhakti Bela Negara yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lebak. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua Yayasan Bhakti Bela Negara yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kolaborasi ini sejalan dengan upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dari desa untuk negeri, dalam mempertahankan swasembada pangan yang berkelanjutan," katanya.

Jumlah bantuan benih padi yang diberikan mencapai 125 kilogram benih padi unggul PS 08. Benih tersebut akan digunakan untuk kebutuhan tanam di lahan persawahan seluas 10 hektare.

KetuaYayasan Bakti Bela Negara DPW Provinsi Banten, Sahruji mengatakan, keberhasilan ketahanan pangan harus dibangun melalui kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. "Program seperti ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan. Kami akan terus melaksanakan kegiatan yang berpihak kepada petani agar sektor pertanian semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Sahruji.

Salah seorang anggota Kelompok Tani Tirta Mulya, Ahmad Suherman, mengaku bersyukur atas bantuan benih yang diberikan kepada kelompoknya. Ia mengatakan bantuan tersebut sangat membantu petani dalam menghadapi musim tanam tahun ini.

"Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lebak dan Yayasan Bhakti Bela Negara atas perhatian yang diberikan kepada petani. Bantuan benih ini sangat bermanfaat dan menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan hasil panen," katanya.

Menurut Ahmad, penggunaan benih unggul PS 08 diharapkan mampu menghasilkan produktivitas yang lebih baik dibanding musim tanam sebelumnya. Ia juga berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga petani mendapatkan dukungan yang berkesinambungan.

Melalui Gerakan Tanam Benih Padi PS 08 ini, Pemerintah Kabupaten Lebak berharap sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan petani dapat semakin kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....