Cakupan MBG di Kota Serang Capai 82 Persen

  • 17 Mei 2026 23:41 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah Kota Serang terus melakukan evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) seiring tingginya jumlah sasaran penerima manfaat. Hingga kini, cakupan penerima program disebut telah mencapai sekitar 82 persen.

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Serang, Yudi Suryadi mengatakan, evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh sasaran penerima benar-benar terdata dan mendapatkan layanan MBG. Pemkot saat ini masih mencocokkan data penerima bersama Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama. Pendataan mencakup siswa sekolah umum, madrasah hingga pondok pesantren di Kota Serang.

“Data penerima sedang kami sinkronkan antara data pusat dengan data daerah supaya seluruh sasaran bisa terakomodasi,” kata Yudi, Senin, 18 Mei 2026.

Ia menyebut, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi di Kota Serang mencapai sekitar 95 titik. Namun, jumlah tersebut dinilai belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan layanan MBG.

Menurut Yudi, kebutuhan ideal SPPG masih dihitung berdasarkan jumlah penerima manfaat di lapangan. Dari perhitungan sementara, Kota Serang diperkirakan masih membutuhkan tambahan sekitar sembilan hingga sepuluh SPPG.

“Kami masih menghitung kebutuhan idealnya karena di lapangan kapasitas setiap SPPG tidak semuanya sama,” ujarnya.

Selain pendataan, pengawasan distribusi makanan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemkot melibatkan kecamatan, kelurahan hingga puskesmas untuk membantu pemantauan pelaksanaan program di sekolah-sekolah.

Yudi mengatakan, keterlibatan aparat wilayah diperlukan karena pengawasan tidak memungkinkan dilakukan setiap hari oleh pemerintah kota ke seluruh sekolah penerima program. “Pengawasan dibantu camat, lurah dan puskesmas karena mereka lebih dekat dengan pelaksanaan di lapangan,” ucapnya.

Ia menilai pelaksanaan MBG di Kota Serang secara umum berjalan baik dan mendapat respons positif dari masyarakat. Hasil peninjauan ke sejumlah sekolah juga menunjukkan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa masih sesuai standar.

“Menu makanan yang kami lihat di lapangan cukup baik,” katanya.

Pemkot Serang dalam waktu dekat juga akan menggelar rapat evaluasi bersama satuan tugas dan OPD terkait untuk membahas langkah lanjutan pelaksanaan MBG. Hasil evaluasi dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Banten turut menjadi bahan pembahasan.

Yudi menambahkan saat ini program MBG tetap diprioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak stunting dan kelompok rentan lainnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....