Pembangunan GOR Bulu Tangkis Diawasi Kejari Serang

  • 06 Mei 2026 16:15 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pembangunan gelanggang olahraga (GOR) bulu tangkis di kawasan Stadion Maulana Yusuf Ciceri Kota Serang terus berjalan dengan pengawasan aparat penegak hukum. Proyek senilai Rp3,9 miliar itu ditargetkan rampung pada Agustus hingga paling lambat September 2026.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, Zeka Bachdi mengatakan, pendampingan dari Kejaksaan Negeri Serang dilakukan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan pekerjaan untuk memastikan seluruh proses sesuai aturan.

“Kami minta pendampingan agar perencanaan, pelaksanaan, sampai pengawasan tetap sesuai koridor hukum. Termasuk mengecek standar harga dan potensi risiko di awal,” kata Zeka, Rabu, 6 Mei 2026.

Ia menambahkan, pengawasan juga menyasar kinerja konsultan pengawas agar pekerjaan di lapangan tetap sesuai spesifikasi teknis.

“Kejaksaan ikut memberikan masukan, termasuk memastikan pelaksanaan tidak melenceng dari standar satuan harga dan dokumen kontrak,” ujarnya.

GOR yang dibangun di atas lahan sekitar 600 meter persegi ini disiapkan sebagai pengganti fasilitas olahraga di Alun-alun Kota Serang yang akan dibongkar dalam rangka penataan kawasan.

“Fasilitas pengganti harus tersedia. Jadi saat GOR lama dibongkar, yang baru sudah disiapkan di kawasan stadion,” ucapnya.

Zeka menyebutkan bangunan dirancang mengikuti Standar Nasional Indonesia (SNI), sehingga dapat digunakan untuk kegiatan olahraga resmi hingga tingkat nasional.

“Ke depan bisa dipakai untuk kejuaraan. Standarnya kami sesuaikan agar layak untuk event resmi,” katanya.

Hingga awal Mei 2026, progres fisik proyek tercatat sekitar 20 persen. Pekerjaan masih berfokus pada tahap fondasi sebelum dilanjutkan ke struktur utama bangunan.

Tim teknis proyek, Abda menjelaskan, pekerjaan konstruksi saat ini masih berada pada tahap awal. “Progres sekitar 10 sampai 20 persen, masih di tahap pondasi,” ujarnya di lokasi pekerjaan.

Ia menyebut jumlah tenaga kerja di lapangan masih terbatas dan akan bertambah seiring masuknya tahap berikutnya. “Saat ini dikerjakan beberapa tukang untuk pondasi. Nanti setelah itu masuk ke struktur utama dan pekerjaan lainnya,” katanya.

GOR bulu tangkis ini dirancang memiliki tiga lapangan, dilengkapi ruang ganti serta kamar mandi terpisah untuk laki-laki dan perempuan. Pengerjaan ditargetkan selesai pada Agustus dengan penyelesaian akhir paling lambat September 2026.

“Untuk kapasitas, bisa digunakan tiga tim sekaligus sesuai jumlah lapangan. Kami kejar sesuai jadwal, targetnya Agustus sudah selesai, paling lambat September,” ucap Abda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....