Forum Tunanetra Ajukan Pelatihan Barista di Kota Serang
- 05 Feb 2026 07:33 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Forum tunanetra di Kota Serang mengajukan kebutuhan pelatihan keterampilan kerja baru ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) guna memperluas peluang kerja, khususnya di bidang barista yang dinilai sesuai bagi tunanetra dengan gangguan penglihatan yang masih menyisakan kemampuan melihat, tetapi tidak bisa normal (low vision).
Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Kota Serang, Nafis Hani mengatakan, selama ini penyandang tunanetra di Kota Serang telah mendapatkan pelatihan pijat dan komputer Braille yang difasilitasi oleh Dinas Sosial. Namun, sebagian dari mereka menginginkan keterampilan lain yang dinilai lebih membuka peluang kerja.
Baca juga: Workshop Barista Kopi di Kaki Gunung Karang Diikuti Puluhan Anak Muda
“Selama ini teman-teman tunanetra mendapatkan pelatihan pijat dari Dinas Sosial dan juga komputer Braille. Mereka meminta pelatihan keterampilan lain karena sebagian masih low vision dan ingin dilatih sebagai barista,” kata Nafis, Kamis, 5 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pelatihan barista dinilai memungkinkan untuk diikuti oleh penyandang tunanetra dengan penglihatan terbatas. Saat ini, terdapat sekitar 10 orang dari Forum Tunanetra Kota Serang yang telah mengajukan permohonan pelatihan tersebut kepada Disnakertrans.
“Yang mengajukan permintaan pelatihan barista ada sekitar 10 orang. Karena mereka low vision, masih memungkinkan untuk mengikuti pelatihan,” ujarnya.
Baca juga: Puluhan Barista di Kabupaten Serang Di Pelatihan Uji Kompetensi
Selain pelatihan, para penyandang tunanetra juga berharap adanya dukungan pemerintah daerah berupa rekomendasi penempatan kerja. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat membuka akses bekerja di perusahaan maupun hotel yang ada di Kota Serang.
“Mereka juga meminta rekomendasi dari pemerintah agar bisa ditempatkan bekerja di perusahaan atau hotel, termasuk usaha jasa seperti pijat sehat dan barista,” katanya.
Nafis menambahkan, saat ini sudah terdapat penyandang tunanetra yang bekerja di sejumlah perusahaan di Kota Serang, meski jumlahnya masih terbatas.
“Sudah ada yang bekerja di perusahaan, tetapi memang masih kecil persentasenya,” kata dia.
Baca juga: Banten Creative Disability Perkuat UMKM Penyandang Disabilitas
Ke depan, Disnakertrans Kota Serang akan mencoba mencarikan solusi melalui kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk lembaga pelatihan dan organisasi terkait, guna menyiapkan pelatihan keterampilan sesuai kebutuhan penyandang tunanetra.
“Mudah-mudahan nanti bisa bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), dan pihak terkait lainnya untuk memberikan pelatihan. Harapannya, mereka bisa disalurkan bekerja di hotel atau perusahaan yang ada di Kota Serang,” ucap Nafis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....