Workshop Barista Kopi di Kaki Gunung Karang Diikuti Puluhan Anak Muda

  • 25 Nov 2023 22:43 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Balad Mustafa bekerjasama dengan Kelompok Kerja Wartawan (Porwan) Pandeglang, menggelar Workshop Barista Kopi Siap Kerja. Workshop ini menyasar puluhan anak muda yang menyukai dunia kopi.

Kegiatan ini berlangsung di kaki Gunung Karang, tepatnya di Lembur Kula, Desa Pasir Peuteuy, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu (25/11/2023).

Workshop ini juga menyediakan sertifikat dari Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) Banten bagi para peserta, dan juga memberikan alat V Sixty atau alat pembuat kopi secara gratis.

Baca juga:

Biar Naik Kelas, Pelaku UMKM Diberi Pelatihan Digital Marketing

Seorang panitia acara, Maman mengungkapkan, tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan kopi kepada anak muda serta teknik-teknik penyeduhan kopi dan peralatan yang digunakan.

"Kami ingin memperkenalkan cara kalibrasi menyeduh kopi secara praktis kepada anak muda milenial, yang berminat dalam industri kopi," ucapnya.

Menurutnya, workshop ini akan mempersiapkan para peserta untuk dapat langsung bekerja di kafe-kafe yang bermitra dengan Balad Mustafa.

Baca juga:

Kopi SH Kota Tangerang Mejeng di Trade Expo Indonesia

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pandeglang, Raden Goenara Daradjat, memberikan apresiasi kegiatan tersebut. Baginya, kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial, melainkan aksi nyata dari para penggiat kopi di Pandeglang.

"Ide ini diharapkan, dapat membangkitkan minat terhadap budaya kopi di Kabupaten Pandeglang. Tidak hanya sebagai penikmat, tetapi juga sebagai pelaku usaha dalam bidang kopi atau UMKM," katanya.

Ia melanjutkan, bahwa workshop ini dapat menjadi peluang bagi anak muda untuk memperoleh pekerjaan, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Pandeglang.

Baca juga:

Puluhan Kepala Sekolah dan Guru di Cilegon Ikuti Workshop Sekolah Inklusi

"Ini minimal bisa memunculkan lapangan pekerjaan. Kemudian disisi lain, nanti dengan adanya Tol Serang-Panimbang ini bisa membuka akses lagi untuk pertumbuhan industri maupun pariwisata yang akan memunculkan sentra ekonomi baru," ujar Goenara.

Sementara, salah seorang peserta workshop, Fadli mengaku terbantu dengan adanya workshop ini. Karena dia merasa dapat pemahaman baru tentang teknik penyeduhan kopi dan mengenalkan dunia perkopian.

"Ilmu yang diberikan oleh pelatih profesional dari pengalamannya ini, penting untuk dikembangkan kepada generasi muda agar dapat menyajikan kopi yang lebih berkualitas," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....