Serang Mengaji Hidupkan Budaya Khataman Al-Quran

  • 31 Jan 2026 18:55 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Program Serang Mengaji disiapkan sebagai gerakan bersama yang melibatkan pelajar, santri, dan masyarakat umum untuk mengkhatamkan Al-Qur’an secara serentak. Pada tahap awal, kegiatan ini ditargetkan diikuti sedikitnya 10.000 peserta dari berbagai unsur.

Ketua Satgas Serang Mengaji, Enting Abdul Karim, mengatakan pelaksanaan launching akan dirangkai dengan kegiatan taklimat agama serta khataman Al-Qur’an. Setiap peserta diarahkan membaca satu juz sehingga dalam satu kelompok berjumlah 30 orang dapat menuntaskan satu kali khataman dalam satu hari.

“Satu santri satu juz, satu siswa satu juz. Kalau 30 orang berarti genap satu kali khatam. Kegiatan nanti ditutup dengan doa khotmil Qur’an dan istighfar,” ujar Enting, Sabtu, 31 Januari 2026.

Ia menjelaskan, program ini dirancang bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya menumbuhkan kembali budaya mengaji di tengah masyarakat. Serang Mengaji diharapkan menjadi kebiasaan yang hidup di masjid, rumah warga, sekolah, pesantren, hingga lingkungan perkantoran.

“Tujuan akhirnya bagaimana mengaji ini menjadi budaya kita bersama. Dulu selepas magrib masjid penuh, di rumah-rumah ada guru ngaji, di sekolah dan kantor juga ada kegiatan mengaji. Itu yang ingin kita hidupkan kembali,” katanya.

Berdasarkan data awal, jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari 10.000 orang. Rinciannya berasal dari Dinas Pendidikan sekitar 6.000 peserta, Kementerian Agama 2.000 peserta, santri pesantren 2.000 peserta, serta partisipasi masyarakat umum.

Untuk rangkaian kegiatan, Enting menyebut titik awal kegiatan akan dimulai dari Masjid Agung Ats-Tsauroh kemudian peserta bergerak melintasi kawasan Royal Baroe, sebelum akhirnya berkumpul dan melaksanakan kegiatan utama di Alun-alun Kota Serang.

“Pelaksanaan utamanya nanti di alun-alun. Rute ini juga supaya siswa dan santri bisa melihat langsung suasana kota dan ikut meramaikan kegiatan,” kata dia.

Terkait kesiapan peserta, Satgas Serang Mengaji juga menyiapkan berbagai dukungan bagi siswa atau masyarakat yang masih mengalami kesulitan membaca Al-Qur’an. Salah satunya melalui kerja sama dengan Badan wakaf Al-Qur’an (BWA), termasuk penyediaan sarana pembelajaran berbasis digital.

“Kita sudah siapkan aplikasi Serang Mengaji. Di dalamnya ada ruang belajar mengaji bagi yang ingin belajar secara online,” kata Enting.

Selain itu, Satgas juga membentuk relawan mengaji yang akan diterjunkan langsung ke sekolah-sekolah dan lingkungan masyarakat. Ke depan, relawan ini akan didukung dengan program motor mengaji untuk menjangkau wilayah yang lebih luas.

“Relawan sudah kita siapkan. Nanti mereka akan turun langsung ke sekolah dan masyarakat. Insyaallah ini menjadi gerakan berkelanjutan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....