Gubernur Andra Kunjungi Atlet Peraih Emas ASEAN Para Games
- 30 Jan 2026 09:11 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Gubernur Banten, Andra Soni mengunjungi kediaman atlet paralimpik asal Kota Cilegon, Handayani, Kamis 29 Januari 2026 malam. Kunjungan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi atas prestasi Handayani yang berhasil meraih medali emas cabang olahraga boccia klasifikasi BC1 pada ajang ASEAN Para Games 2026 di Thailand.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Andra Soni didampingi Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten, Syaukani.
Gubernur Andra Soni mengatakan, Handayani merupakan satu-satunya atlet asal Provinsi Banten yang mewakili Indonesia pada ASEAN Para Games 2026 Thailand dan berhasil mempersembahkan medali emas bagi Merah Putih.
Baca juga: Atlet Layar Asal Cilegon Raih Medali Emas di PON XXI di Aceh-Sumut
“Mewakili masyarakat Banten, saya mengucapkan selamat dan rasa bangga kami. Dengan segala keterbatasannya, Handayani mampu menjuarai kejuaraan antarbangsa di Thailand,” ujar Andra Soni.
Ia menegaskan, keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk berprestasi di tingkat internasional. Menurutnya, Handayani menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Provinsi Banten.
Handayani merupakan atlet boccia kelahiran Kota Cilegon, 5 Agustus 1996. Atlet berusia 29 tahun tersebut berasal dari Lingkungan Temuputih RT 004 RW 002, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon, dan turun di cabang olahraga boccia klasifikasi BC1.
Baca juga: Kembali Harumkan Indonesia di IWF, Rizki Juniansyah Jadi Kebanggan
Selain berprestasi di bidang olahraga, Handayani juga menempuh pendidikan tinggi dan telah menyelesaikan pendidikan Strata 1 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) pada tahun 2021.
Sejumlah prestasi nasional dan internasional telah ditorehkan Handayani. Di antaranya medali emas ganda campuran boccia BC1 pada Peparnas XVI Papua 2021, medali perak single dan beregu ASEAN Para Games 2022 Solo, medali perunggu perorangan dan perak beregu ASEAN Para Games 2023 Kamboja, medali perak beregu Asian Para Games 2023 Guangzhou, medali emas single boccia BC1 Peparnas XVII Solo 2024, serta medali emas single boccia BC1 ASEAN Para Games 2026 Thailand.
Terkait dukungan pemerintah daerah, Andra menjelaskan bahwa pembinaan atlet paralimpik secara teknis dikelola oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Meski demikian, Pemerintah Provinsi Banten terus menjalin koordinasi dan memberikan dukungan moral kepada atlet paralimpik asal Banten.
Baca juga: Pegawai Lapas Ciangir Sumbang Emas di SEA Games Thailand
“Secara teknis dikelola oleh NPC. Ini adalah hasil kerja NPC. Namun sebagai warga Banten, saya sangat bangga atas prestasi yang dicapai Handayani,” ujarnya.
Sementara Handayani menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Gubernur Banten beserta jajaran Pemerintah Provinsi Banten. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi besar untuk terus berprestasi.
“Dukungan ini sangat berarti dan menjadi semangat bagi saya untuk terus berprestasi ke depan, Insya Allah target selanjutnya bisa kembali juara dan naik podium, latihan enam hari penuh, menjaga pola tidur, pola makan, serta melatih mental agar lebih tenang dan lebih baik lagi, semoga atlet paralimpik semakin diperhatikan sehingga prestasi para atlet terus meningkat” ujarnya.
Baca juga: Menuju PON 2032, Banten Siapkan Atlet Sejak Dini
Ia mengungkapkan target selanjutnya adalah kembali tampil maksimal dan naik podium pada ajang ASEAN Para Games mendatang. Untuk persiapan, Handayani mengaku fokus menjalani latihan intensif dengan menjaga kondisi fisik dan mental.
Handayani berharap perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat maupun daerah terhadap atlet paralimpik ke depan semakin meningkat. Dengan capaian prestasi tersebut, Handayani diharapkan terus menjadi inspirasi bagi atlet paralimpik lainnya, khususnya di Provinsi Banten. Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak dinilai penting untuk menjaga konsistensi prestasi dan mendorong atlet paralimpik menembus level kompetisi internasional yang lebih tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....