Pelebaran Jalan Serdang-Bojonegara-Merak Segera Direalisasikan Tahun Ini
- 07 Jul 2026 13:03 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah pusat memastikan pelebaran Ruas Jalan Nasional Serdang-Bojonegara-Merak (SBM) segera direalisasikan sebagai langkah mengatasi kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Jalan tersebut ditargetkan menjadi 4 lajur dengan panjang hampir 32 kilometer.
Proyek itu diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kelancaran mobilitas warga maupun kendaraan industri. Kepastian tersebut disampaikan saat Menteri Pekerjaan Umum meninjau langsung lokasi pada Senin, 6 Juli 2026.
Pemerintah menegaskan komitmennya mempercepat penanganan ruas jalan nasional tersebut. Pemerintah Provinsi Banten juga telah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pelaksanaan pembangunan. Selanjutnya pemerintah akan menyiapkan skema pendanaan dan pembebasan lahan.
“Tinggal mencari sumber pendanaannya. Untuk pembebasan lahan akan dibantu oleh Pak Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas dan Pak Gubernur Andra Soni,” kata Menteri PU, Dody Hanggodo.
Menurutnya, pelebaran jalan dilakukan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu oleh padatnya kendaraan industri. Pemerintah juga mengutamakan keselamatan pelajar, warga, hingga pengguna jalan lainnya. Pelebaran akan dimulai dengan memanfaatkan lahan sempadan jalan yang tersedia.
Pada tahap awal, pemerintah akan menambah lebar jalan masing-masing satu meter di sisi kanan dan satu meter di sisi kiri. Penambahan tersebut membuat total lebar jalan menjadi sekitar 11 meter sepanjang hampir 32 kilometer. Langkah itu dilakukan karena lahan yang saat ini tersedia masih terbatas pada sempadan jalan. Pelebaran penuh menjadi empat lajur akan dilakukan setelah seluruh tahapan perencanaan dan pembebasan lahan selesai.
Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, Jalan SBM merupakan kewenangan pemerintah pusat yang kondisinya sudah tidak sesuai dengan kebutuhan kawasan industri. Jalan tersebut juga menjadi akses utama menuju pelabuhan, kawasan tambang, permukiman, fasilitas pendidikan, dan layanan kesehatan.
"Karena itu, pemerintah daerah terus mengusulkan percepatan pelebaran kepada pemerintah pusat. Respons cepat dari Kementerian PU menjadi langkah positif untuk menjawab kebutuhan masyarakat," ucap dia.
Menurut Andra Soni, penyelesaian proyek membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri. Pemerintah Provinsi Banten telah menganggarkan penyusunan DED yang ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Dokumen tersebut akan menentukan kebutuhan lahan dan estimasi biaya pembangunan secara keseluruhan. Hasilnya akan menjadi dasar pelaksanaan pelebaran jalan menjadi empat lajur.
Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas menilai, pelebaran Jalan SBM beserta pemasangan penerangan jalan umum menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Jalan tersebut setiap hari dilalui kendaraan industri, masyarakat, pelajar, hingga ambulans menuju fasilitas kesehatan.
Tingginya volume kendaraan menyebabkan kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan di sepanjang ruas jalan. Pemerintah berharap percepatan pembangunan dapat menghadirkan akses transportasi yang lebih aman, lancar, dan mendukung pertumbuhan kawasan industri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....