BPBD Catat 12 Kejadian Banjir di Kota Serang
- 03 Jan 2026 07:44 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat 12 kejadian banjir yang tersebar di dua kecamatan hingga Sabtu pagi, 3 Januari 2026. Genangan terjadi sejak Jumat malam dan dipicu curah hujan yang cukup tinggi di sejumlah wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan menyampaikan, banjir paling luas terpantau di Kecamatan Kasemen. Sejumlah lingkungan terdampak antara lain Kroya Lama, Puri Keraton, Masjid Agung Banten, Sukajaya, Komplek Banten, Baru Bugis, Kendal, Ambon, Jabang Bayi, Jenggot, hingga Cikedung. Selain itu, genangan juga terjadi di Kecamatan Serang, tepatnya di Lingkungan Cimuncang Cilik.
Di Kecamatan Kasemen, banjir merendam Lingkungan Kroya Lama RT/RW 006/002 Kelurahan Banten, dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter dan berdampak pada 120 rumah dengan 134 kepala keluarga atau 406 jiwa. Sebanyak 50 kepala keluarga dilaporkan sempat mengungsi.
Baca juga: Banjir Rendam 2 Kecamatan, Ribuan Warga Terdampak
"Genangan juga terjadi di Perumahan Puri Keraton, Kelurahan Kasemen, Kota Serang, dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter dan berdampak pada 120 rumah. Di kawasan Masjid Agung Banten, air sempat menggenangi pelataran masjid dan area makam dengan ketinggian 10 hingga 20 sentimeter, namun saat ini sudah surut," ujar Diat Hermawan saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1/2026).
Di Lingkungan Sukajaya, Kelurahan Banten, Kota Serang banjir merendam tiga RT dengan total 151 rumah, 165 kepala keluarga, dan 518 jiwa terdampak. Kondisi serupa terjadi di Komplek Banten, Kelurahan Banten, yang berdampak pada 70 rumah. Sementara banjir terdalam tercatat di Lingkungan Baru Bugis, Kelurahan Banten, dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter dan berdampak pada lima rumah.
Wilayah lain yang masih terdampak di Kecamatan Kasemen meliputi Lingkungan Kendal, Kelurahan Margaluyu, dengan 55 rumah terendam dan 10 kepala keluarga mengungsi. Di Lingkungan Ambon, Kelurahan Margaluyu, banjir merendam 199 rumah serta satu fasilitas umum, yakni SDN Ambon. Sebanyak dua kepala keluarga dilaporkan mengungsi dari wilayah tersebut.
Baca juga: Banjir Rendam Tiga Perumahan di Kota Serang
Selain itu, banjir juga melanda Lingkungan Jabang Bayi, Kelurahan Kasunyatan, Lingkungan Jenggot, serta Lingkungan Cikedung di Kelurahan Margaluyu. Di beberapa titik, air masih menggenangi permukiman hingga laporan ini disusun.
"Ada lagi di Kecamatan Serang, banjir terjadi di Lingkungan Cimuncang Cilik, Kelurahan Cimuncang, dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter dan berdampak pada 10 rumah,"ucap Diat.
BPBD juga mencatat adanya warga yang harus mengungsi. Hingga laporan sementara ini disusun, sebanyak 62 kepala keluarga tercatat mengungsi ke tempat yang lebih aman. Selain permukiman, satu fasilitas umum berupa SDN Ambon, Kel. Margaluyu, turut terdampak genangan.
Baca juga: Gorong-gorong Tol Dituding Jadi Penyebab BAP 1 Langganan Banjir
“Berdasarkan pendataan sementara hingga pukul 04.25 WIB, total warga terdampak mencapai 1.087 kepala keluarga atau 3.033 jiwa. Rumah yang terendam tercatat 1.023 unit,” ujar Diat.
Menurutnya, kondisi di sebagian besar lokasi menunjukkan tren surut, tetapi masih terdapat beberapa lingkungan yang hingga dini hari airnya belum sepenuhnya turun, seperti di Lingkungan Kendal dan Jenggot, Kelurahan Margaluyu.
“Personel BPBD sudah kami turunkan untuk pemantauan, evakuasi warga, serta pendataan lanjutan. Alat dan sumber daya juga disiagakan di wilayah yang kerap terdampak banjir,” kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....