Banjir Rendam 2 Kecamatan, Ribuan Warga Terdampak
- 03 Jan 2026 06:50 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Dua kecamatan di Kota Serang terdampak banjir akibat hujan deras yang turun sejak Jumat kemarin (2/1/2026). Dua kecamatan yang terdampak diantaranya kecamatan Kasemen dan kecamatan Serang.
Berdasarkan data yang dihimpun kecamatan Serang terdapat 1 wilayah yang terdampak. Sedangkan untuk kecamatan Kasemen terdapat 11 wilayah yang terdampak banjir.
"Wilayah yang terdampak di kecamatan Serang yakni Link. Cimuncang Cilik RT/RW 002/019 Kel. Cimuncang dengan ketinggian air 30 cm. Sementara dampak dari kejadian itu merendam 10 rumah dan sebanyak 10 KK dan 35 jiwa," ucap Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan, Sabtu (3/1/2026).
Sedangkan di Kecamatan Kasemen, kata Diat yang terdampak banjir meliputi 11 wilayah. Belasan wikayah itu diantaranya Link. Kroya Lama RT/RW 006/002 Kel. Banten dengan ketinggian air 60 cm. Dampak kejadian 120 rumah, 134 KK & 406 jiwa yang terdampak dan mengungsi 50 KK.
"Kemudian Perum Puri Keraton RT/RW 018/003 Kel. Kasemen dengan ketinggian air 30 cm. Dampak dari kejadian merendam 120 rumah, dengan warga terdampak sebanyak 120 KK & 380 jiwa," ujarnya.
Selanjutnya kata Diat Link. Masjid Agung Banten Kel. Banten dengan ketinggian air mencapai 10-20 cm. Dampak kejadian air menggenangi pelantaran masjid dan makam. Lalu Link. Sukajaya RT/RW 001, 002,003/012 Kel. Banten dengan ketinggian air 20-45 cm. Dampaknya
Di wilayah RT.001 sebanyak 70 rumah, 76 KK dan 237 jiwa. RT.002 sebanyak 50 rumah, 54 KK dan 178 jiwa, RT.003 sebanyak 31 rumah, 35 KK dan 103 jiwa
"Komplek Banten RT/RW 001/012 Kel. Banten dengan ketinggian air mencapai 20-40 cm. Dampak kejadian mengakibatkan 70 rumah terendam dengan 73 KK dan 241 jiwa," ujarnya.
Diat melanjutkan untuk Link. Baru bugis Kel. Banten banjir dengan ketinggian air mencapai 100 cm. Dampaknya 5 rumah terendam dengan 6 KK dan 21 jiwa," ujar Diat.
Selain itu, Diat menyampaikan untuk Link. Kendal RT/RW 009/003 Kel. Margaluyu banjir dengan ktinggian air 25 cm. Dampak kejadian merendam 55 rumah, 61 KK dan 244 jiwa serta warga yang mengungsi 10 KK dan 45 jiwa.
"Kemudian Link. Ambon RT/RW 010, 020, 025/007 Kel. Margaluyu dengan ketinggian air 40-60 cm. Dampak kejadian RT. 010 52 rumah, 60 KK dan 213 jiwa, RT. 020 82 rumah, 1 fasilitas umum (SDN Ambon) tergenang, 85 KK dan 278 jiwa. Ada juga di RT. 025 merendam 65 rumah, 75 KK dan 297 jiwa serta mengungsi 2 KK dan 11 jiwa," katanya.
Adapun di Link. Jabang Bayi RT/RW 005/002 Kel. Kasunyatan ketinggian air mencapai 60 cm. Dampak kejadian merendam 60 rumah, 65 KK dan 400 jiwa
"Di Link. Jenggot RT/RW 015/006 Kel. Margaluyu ketinggian air mencapai 80 cm. Dampak kejadian merendam 150 Rumah, 150 KK dan Link. Cikedung RT/RW 014/006 Kel. Margaluyu dengan ketinggian air mencapai 80 cm. Dampak kejadian merendam 83 rumah, 83 KK," ucapnya.
Dengan demikian, Diat merinci banjir di Kota Serang mengakibatkan sebanyak 1.087 KK dan 3.033 jiwa terdampak dengan rumah terendam mencapai 1.023. Warga yang mengungsi 62 KK dengan 56 jiwa dan Fasos Fasum 1 SDN Ambon terendam serta terjadi di 12 lokasi kejadian.
"Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan pemantauan cuaca melalui BMKG dan pemantauan informasi kebencanaan melalui media sosial serta Call Center BPBD Kota Serang. Monitoring wilayah yang sering terdampak bencana, menurunkan personil dan alat, melakukan evakuasi korban banjir di beberapa wilayah kejadian bencana, serta melakukan pendataan untuk wilayah yang terdampak," katanya.
"Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti perkembangan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca. Bagi masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana untuk selalu berhati - hati dan pengguna jalan yang melintas didaerah rawan longsor dan pohon tumbang untuk selalu berhati - hati dan tetap waspada," ujarnya. (Ridwan Maulana).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....