Kesiapan Rumah Sakit Cilegon Hadapi Korban Paparan B3

  • 03 Okt 2025 06:12 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Rumah sakit di Kota Cilegon kini mulai menyiapkan langkah antisipasi khusus untuk menghadapi potensi korban bencana industri, khususnya akibat paparan bahan berbahaya dan beracun (B3). Hal ini diungkapkan Pemegang Program Krisis Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Ujang Samsul.

Menurut Ujang, meski keterbatasan sarana masih menjadi kendala, sejumlah rumah sakit di Cilegon telah menyiapkan ruangan emergensi khusus bagi pasien yang terpapar bahan kimia. Selain itu, tenaga medis juga dibekali pelatihan penanganan korban bencana industri.

“Beberapa rumah sakit sudah memiliki ruangan emergensi untuk pasien terpapar bahan kimia, serta melakukan pelatihan khusus terkait tanggap darurat bencana industri,” ujar ujang dalam dialog bersama RRI, Kamis (2/10/2025).

Baca juga: Bahan Kimia Industri Ancam Sesak Napas hingga Kanker

Selain kesiapan rumah sakit, Puskesmas di sekitar kawasan industri juga dilibatkan dalam edukasi dan simulasi. Misalnya, melalui penyediaan alat pelindung sederhana serta latihan evakuasi bagi masyarakat, termasuk anak sekolah yang tinggal di area rawan bencana.

Namun, Ujang tidak menutup mata bahwa sarana dan prasarana yang tersedia saat ini masih belum memenuhi standar ideal untuk penanganan bencana industri berskala besar. “Untuk APD dan fasilitas pendukung memang masih terbatas. Kami lebih fokus pada kesiapan tenaga medis dan jejaring koordinasi dengan BPBD serta industri,” katanya.

Camat Citangkil, Ikhlas Sinufus, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci. Menurutnya, kesiapan rumah sakit harus didukung oleh koordinasi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan industri. “Tanpa sinergi, penanganan korban bencana tidak akan maksimal. Karena itu simulasi bersama harus rutin dilakukan,” ucapnya.

Baca juga: Citangkil Dorong Sinergi Stakeholder dalam Mitigasi Bencana Industri

Dengan posisi Cilegon sebagai kota industri, kesiapan rumah sakit dalam menghadapi korban paparan B3 menjadi salah satu elemen penting untuk menekan risiko fatalitas jika terjadi kegagalan industri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....