Peternak Cilegon Keluhkan Penurunan Harga Ayam dan Telur
- 09 Jul 2026 10:05 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Cilegon – Penurunan harga sejumlah bahan pangan di Kota Cilegon memberikan dampak berbeda bagi masyarakat dan pelaku usaha. Jika konsumen mendapatkan keuntungan dari harga yang lebih murah, sebagian peternak justru mengalami tekanan akibat turunnya harga jual.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon, Didin S. Maulana, mengatakan, penurunan harga telur dan ayam terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut membuat sebagian produsen mengalami kerugian akibat harga jual yang lebih rendah.
“Kalau harga turun konsumen yang senang, tapi petani merasa rugi. Tapi kalau harga tinggi mungkin petaninya senang, konsumennya agak tidak begitu senang,” ujar Didin dalam program Banten Menyapa bersama Pro 1 RRI Banten, Kamis, 9 Juli 2026.
Ia menjelaskan, harga telur yang sebelumnya berada di kisaran Rp 27 ribu hingga Rp 30 ribu mengalami penurunan menjadi sekitar Rp 23 ribu. Kondisi serupa juga terjadi pada komoditas ayam.
Menurut Didin, penurunan harga tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya permintaan pasar, terutama setelah aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengalami penghentian sementara karena libur sekolah. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap telur dan ayam ikut menurun.
Ia menyebut, meskipun harga pangan mengalami penurunan, pemerintah tetap memperhatikan kondisi pelaku usaha agar keseimbangan antara konsumen dan produsen tetap terjaga. “Ini memang hampir semua daerah sepertinya untuk telur, ayam ini semuanya turun,” kata Didin.
Selain telur dan ayam, komoditas lain yang masih mengalami perubahan harga cukup cepat adalah cabai rawit merah. Harga cabai disebut dapat berubah dalam waktu singkat sehingga pemerintah mengimbau masyarakat menanam cabai di rumah dengan sistem tabulampot.
Disperindag Kota Cilegon juga berencana memperkuat kerja sama dengan daerah penghasil pangan untuk menjaga pasokan dan kestabilan harga. Upaya tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus menjaga keseimbangan harga bagi produsen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....