Lapas Rangkasbitung Pasarkan Hasil Pertanian Warga Binaan
- 15 Sep 2025 13:49 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung memasarkan dan menjual hasil pertanian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sejumlah komoditi pertanian, sayur mayur, dipasarkan Lapas setiap Minggu pagi di arena Car Free Day (CFD) Alun-alun Rangkasbitung.
Produk yang dipasarkan itu merupakan hasil pertanian WBP yang mengelola lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) milik Lapas Kelas III Rangkasbitung. Ini menjadi ajang untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa warga binaan juga mampu menghasilkan produk yang berkualitas.
Baca juga: Lapas Rangkasbitung Bina WBP Lewat Pertanian SAE
Hasil budidaya warga binaan yang dipasarkan seperti kangkung, bayam, sawi, terong, hingga produk kerajinan kayu. Semua produk dipasarkan langsung kepada masyarakat, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga panen dilakukan mandiri oleh warga binaan dengan bimbingan petugas Lapas.
“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa warga binaan juga mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan layak konsumsi. Melalui bazar ini, selain sebagai ajang pemasaran hasil panen, juga sebagai wadah edukasi masyarakat mengenai pentingnya mendukung program pembinaan di Lapas,” ujar Kalapas Rangkasbitung, Rd. Achmad Zaki, Senin (15/9/2025).
Baca juga: Lapas Rangkasbitung Gelar Pemeriksaan Kesehatan WBP Lansia
Ia menambahkan, kegiatan bazar pertanian yang dikelola di SAE Lapas Rangkasbitung akan terus dilaksanakan secara rutin setiap Minggu pagi di CFD Rangkasbitung. Dengan begitu, selain menjadi media pemasaran, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan program pembinaan Lapas kepada masyarakat luas secara konsisten.
“Melalui program ini, Lapas Rangkasbitung berharap warga binaan semakin terampil, mandiri, dan siap kembali ke masyarakat dengan bekal positif yang bermanfaat,” kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....