Distan Lebak Salurkan Pompa Air Cegah Kekeringan Sawah Petani
- 04 Jul 2026 09:54 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Pertanian Kabupaten Lebak menyalurkan 43 unit pompa air kepada sejumlah kelompok tani untuk membantu menghadapi musim kemarau yang mulai berlangsung di berbagai wilayah. Bantuan tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian sehingga aktivitas budidaya padi tetap berjalan normal.
Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Dodi Hermawan, mengatakan pompa air berasal dari dukungan Kementerian Pertanian, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah. Bantuan tersebut merupakan langkah antisipatif agar petani tidak mengalami gagal panen akibat berkurangnya pasokan air selama musim kemarau.
"Penyaluran pompa air ini bertujuan menjaga ketersediaan air di lahan pertanian sehingga petani tetap dapat bercocok tanam dan terhindar dari risiko gagal panen," kata Dodi di Rangkasbitung, Jum'at, 3 Juli 2026.
Kabupaten Lebak memiliki sekitar 52.000 hektare lahan sawah baku yang sebagian besar merupakan sawah tadah hujan. Kondisi tersebut membuat sektor pertanian sangat bergantung pada curah hujan sehingga diperlukan dukungan sarana pengairan ketika musim kemarau tiba.
Pompa air menjadi salah satu solusi untuk mengalirkan air dari sumber-sumber permukaan menuju areal persawahan yang membutuhkan. Dengan dukungan tersebut, tanaman padi diharapkan tetap memperoleh pasokan air yang cukup selama masa pertumbuhan.
Dinas Pertanian juga terus mendorong peningkatan produksi pangan di Kabupaten Lebak. Produksi gabah kering panen ditargetkan mencapai sekitar 1.000 ton guna mendukung ketersediaan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan petani.
Dodi mengatakan hingga memasuki periode Juni–Juli 2026, kondisi kekeringan di lahan pertanian masih dapat dikendalikan. Pihaknya juga belum menerima laporan mengenai kejadian gagal panen akibat kekurangan air.
"Hingga saat ini kondisi kekeringan masih tertangani dengan baik dan kami belum menerima laporan adanya gagal panen," ujarnya. Selain menyalurkan bantuan, Dinas Pertanian terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan pertanian di berbagai kecamatan.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan kebutuhan air petani dapat dipenuhi sesuai kondisi di lapangan. Di sejumlah lokasi, petani masih melaksanakan gerakan percepatan tanam meskipun memasuki musim kemarau. Kegiatan tersebut didukung dengan penggunaan pompa air untuk menyedot air dari sungai maupun sumber air permukaan lainnya.
Ribuan unit pompa air bantuan pemerintah yang telah disalurkan pada berbagai program sebelumnya masih dimanfaatkan oleh kelompok tani. Keberadaan sarana tersebut dinilai mampu meningkatkan kesiapsiagaan petani menghadapi musim kemarau.
Salah seorang petani di Kecamatan Cibadak, Suheri, mengaku bantuan pompa air sangat membantu aktivitas tanam di wilayahnya. Ia mengatakan kelompok tani masih dapat mengairi sawah dengan memanfaatkan air sungai di sekitar lahan.
"Pompa bantuan sangat membantu kami. Selama masih ada sumber air di sungai, kami tetap bisa melakukan percepatan tanam meskipun sedang musim kemarau," ujar Suheri. Pemerintah Kabupaten Lebak berharap kolaborasi antara pemerintah dan kelompok tani dalam pemanfaatan sarana irigasi dapat menjaga produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan daerah sepanjang musim kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....