Sepanjang 2025, Polres Pandeglang Tangani 553 Tindak Pidana

  • 29 Des 2025 14:38 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang mencatat penurunan angka kriminalitas sebesar 5,25 persen sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data rilis akhir tahun 2025, jumlah tindak pidana turun dari 578 kasus pada tahun 2024 menjadi 553 kasus di tahun ini.

Kapolres Pandeglang, AKBP Dhyno Indra Setyadi menyebut, jumlah ini mengalami penurunan sebanyak 25 perkara jika dibandingkan dengan catatan tahun 2024 yang mencapai 578 tindak pidana.

Baca juga: Polres Pandeglang Amankan 20 Orang Terkait Aksi Premanisme

"Yang mendominasi adalah kasus curanmor sebanyak 121 kasus, kemudian pencurian dengan pemberatan 72 kasus dan narkotika 56 kasus. Sebagian besar kasus telah kami tangani dan proses sesuai hukum yang berlaku." Kata Dhyno, Senin (29/12/2025).

Menurutnya meskipun secara akumulatif angka kriminalitas menurun, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi ancaman utama yang mendominasi wilayah hukum Pandeglang dengan total 121 laporan. Selain curanmor, ada pula gangguan keamanan lainnya seperti pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 72 kasus serta penyalahgunaan narkotika yang mencapai 56 kasus.

Adapun sisa dari total perkara yang ditangani sepanjang tahun 2025 tersebut merupakan kasus-kasus dengan klasifikasi berat. Di antaranya meliputi aksi pencurian dengan kekerasan (curas), penganiayaan berat, hingga tindak pidana pembunuhan yang tetap menjadi perhatian serius kepolisian dalam menjaga stabilitas ketertiban masyarakat.

Baca juga: Polres Pandeglang Ungkap Tiga Kasus Narkoba

"Ini merupakan hasil dari penguatan patroli rutin dan deteksi dini yang kami lakukan di titik-titik rawan tindak kejahatan," ujarnya.

Kapolres menegaskan menurunnya angka kejahatan tahun ini bukan semata kerja kepolisian, melainkan adanya sinergi dengan masyarakat. Ke depan, Polres Pandeglang berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan bertindak tegas serta berkeadilan guna memastikan Kabupaten Pandeglang tetap kondusif bagi wisatawan maupun warga setempat. (Ridwan Maulana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....