Polres Pandeglang Ungkap Tiga Kasus Narkoba
- 11 Agt 2025 15:06 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Jajaran Satresnarkoba Polres Pandeglang mengungkap tiga kasus peredaran narkoba di wilayah Pandeglang dalam beberapa waktu terakhir. Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan sejumlah tersangka beserta barang bukti narkoba berbagai jenis, termasuk sabu-sabu seberat 50 gram senilai Rp85 juta.
Kapolres Pandeglang, AKBP Dhyno Indra Setyadi menjelaskan, kasus pertama adalah peredaran tembakau sintetis yang sudah berlangsung sekitar dua tahun di wilayah Pandeglang. Yang mana tersangka berinisial MR seorang warga Labuan, ditangkap pada 25 Juni 2025 dengan barang bukti 11 bungkus plastik tembakau sintetis. Satu klip tembakau sintetis tersebut dijual seharga Rp50 ribu dan dipasarkan secara online.
"Ini merupakan upaya dari jajaran narkoba untuk melakukan penyelidikan informasi-informasi peredaran narkoba Seperti itu. Jadi dengan keberhasilan pengungkapan ini merupakan tolak ukur keberhasilan jajaran narkoba," ucap Dhyno, Senin (11/8/2025).
Kasus kedua melibatkan seorang pengedar narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 18 gram, senilai sekitar Rp30,6 juta. Dimana barang tersebut dikemas dalam satuan kecil dengan harga per klip Rp300 ribu–Rp400 ribu dan berat 0,3–0,5 gram. Dari tersangka, polisi juga menyita timbangan digital yang digunakan untuk membagi paket sabu.
Adapun pengungkapan terbesar terjadi pada kasus ketiga, di mana polres Pandeglang menyita 50 gram sabu kristal siap edar senilai Rp 85 juta. Dengan dua tersangka, inisial SA dan MA. Dari hasil penyelidikan, sabu tersebut rencananya akan dipecah menjadi paket-paket kecil sesuai pesanan pasar.
Dhyno menegaskan, pola peredaran narkoba di Pandeglang memiliki rantai distribusi berlapis, mulai dari pemasaran kecil di tingkat bawah hingga pengedar besar sebagai pemasok.
“Kebutuhan pasar inilah yang membuat peredaran narkoba terus ada. Karena itu, upaya pencegahan harus melibatkan semua pihak,” katanya.
Selain di wilayah Rukun Pandeglang, ia juga menjelaskan peredaran narkoba juga marak di daerah pesisir seperti Panimbang dan Labuan. Ia pun mengimbau peran aktif keluarga untuk mengawasi anggota keluarganya agar tidak terjerumus narkoba. (Ridwan Maulana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....