Target Pendapatan Pajak di Pandeglang Naik 5 Persen
- 10 Feb 2024 13:56 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Badan Pendapatan Asli Daerah (Bapenda) Kabupaten Pandeglang menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari 11 objek pajak daerah di tahun 2024. Target yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp93 miliar.
Target itu naik sekitar 5 persen dibanding target tahun 2023 yang ditetapkan senilai Rp89 miliar. Namun realisasi sampai akhir tahun kemarin, capaiannya hanya Rp68,8 miliar atau sekitar 77 persen dari target.
Baca juga:
Samsat Pandeglang Naikan Targetkan Pendapatan Pajak
“Ya kita tahun ini ada kenaikan target naik sekitar 4-5 persen, jadi untuk tahun ini target PAD nya senilai Rp93 miliar, insyaallah mudah-mudahan target bisa tercapai,” kata Kepala Bapenda Pandeglang Ramadani, Sabtu (10/2/2024).
Dikatakannya, upaya realisasi target pendapatan itu berpedoman pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2023, tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dan produk turunannya, yakni Perbup Nomor 68 tahun 2023 tentang Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).
Baca juga:
Realisasi PAD Pandeglang dari Sektor Pasar Belum Sesuai Target
Ia menjelaskan, dengan aturan Perda yang baru itu ada beberapa jenis pajak yang digabungkan menjadi satu yakni Pajak Barang Jasa Tertentu (PBJT), Pajak Hotel, Pajak Hiburan, Pajak parkir, dan Pajak penerangan jalan.
“Iya dulu itu masing-masing jenis pajaknya beda-beda tapi sekarang kita gabungkan menjadi satu jenis pajak dan ini pun menjadi mungkin segala hal teknis pelaksanaan pemungutannya kita lakukan secara berbeda tapi wajib pajaknya masih mereka juga,” ujarnya.
Baca juga:
ASN Dituntut Tingkatkan Pelayanan dan PAD di Era Transformasi Digital
Ramadani optimistis target itu bisa dicapai akhir tahun nanti. Apalagi saat ini Pemerintah Daerah harus mandiri dalam pengelolaan keuangan daerahnya. Mengingat pemerintah pusat mulai membatasi transfer ke daerah.
“Kemandirian daerah membutuhkan kemampuan yang tinggi dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat, dan tidak hanya mengandalkan dana transfer dari pusat,” kata Ramadani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....