Realisasi PAD Pandeglang dari Sektor Pasar Belum Sesuai Target
- 13 Jul 2023 12:09 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang tahun 2023 dari sektor retribusi pasar masih rendah. Sampai bulan Juni, pemasukan yang diperoleh baru sekitar 27,65 persen atau setara dengan Rp862 juta dari target yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp3,2 miliar.
“Ya capaian PAD kita di bulan Juni kemarin ya 27,65 persen memang masih dibawah target karena ini udah triwulan dua, yang baru terealisasi sekarang dari hari Senin senilai Rp862 juta. Nilainya itu setor ke kas daerah Rp3,2 Miliar,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Pandeglang pada Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pandeglang, Darinto, Kamis (13/7/2023).
Baca juga:
ASN Dituntut Tingkatkan Pelayanan dan PAD di Era Transformasi Digital
Dikatakannya, tidak tercapainya target PAD ini karena 13 pasar yang dikelola kondisinya rusak semua. Berbagai fasilitas di pasar milik pemerintah tidak lagi layak digunakan, sehingga mengganggu kenyamanan pedagang maupun pembeli. Menurutnya, kondisi kerusakan pasar di wilayah Pandeglang itu dikarenakan faktor usia bangunan yang sudah cukup lama.
“Ya ini kendalanya banyak terutama infratruktur dan fasilitasnya kita butuh pasar-pasar perlu direvitalisasi karena udah banyak yang bocor, bolong, dan tidak nyaman lah,” ucap dia.
Baca juga:
Dua Kios di Pasar Munjul Pandeglang Hangus Terbakar
Ia melanjutkan, pemasukan PAD itu berasal dari sewa kios dan salar pasar. Adapun dalam penarikan retribusi atau pembayarannya, Diskoperindag menerapkan dua metode yaitu secara digital dan manual yang nantinya langsung disetorkan ke dalam kas daerah.
Dia berharap pemerintah mulai membenahi pasar-pasar yang ada di Pandeglang. Kemudian sambil menunggu kebijakan revitalisasi, pembeli dan pedagang diimbau untuk menjaga fasilitas pasar yang ada.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....