Pemkab Pandeglang Tetapkan 10 Lokus Baru Penanganan Stunting 2024

  • 09 Mar 2024 12:16 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang kembali menetapkan 10 desa di 8 kecamatan sebagai lokus penanganan stunting tahun 2024. Penatapan lokus ini berdasarkan tingkat risiko stunting di Pandeglang.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Pandeglang, Hidayatullah menuturkan, penetapan 10 desa lokus itu berdasarkan amatan mengenai prevalensi dan keluarga berisiko stunting yang terdapat diseluruh desa tersebut.

Baca juga:

Pemkab Pandeglang Tetapkan 10 Desa Lokus Penanganan Stunting

Dengan ditetapkannya 10 desa lokus stunting, diharapkan instansi yang memiliki anggaran kegiatan seperti sanitasi, infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat, dapat dialokasikan ke 10 lokus tersebut guna mempercepat penanggulangan stunting di Kota Badak.

“Dimasing-masing instansi yang berkaitan dengan kesehatan akan melakukan program pengentasan stunting dari hulu. Misalnya pendampingan terhadap calon pengantin dan pemberian obat kepada remaja perempuan. Begitu juga dengan penyediaan sanitasi yang layak,” ucap Hidayat, Sabtu (9/3/2024).

Baca juga:

Sejumlah Langkah Pemkab Pandeglang Tangani Stunting Tahun 2024

Dia menambahkan, 10 lokus ini berbeda dengan tahun lalu. Sebab 10 lokasi yang ditetapkan tahun lalu diklaim sudah terentaskan. Tahun ini 10 lokus baru itu akan difokuskan pada edukasi kepada masyarakat untuk mencegah stunting.

“Semua berbeda lokus yang lama (tahun 2023) dengan yang sekarang. Yang lama sebagian besar sudah terpentaskan tentang yang stuntingnya. Sambil mengedukasi,” kata dia.

Baca juga:

69.902 Keluarga di Pandeglang Berisiko Stunting

Adapun 10 desa yang menjadi lokus penanganan stunting itu diantaranya Desa Ciandur, Talagasari, dan Mekarwangi di Kecamatan Saketi, Desa Sindangkarya di Kecamatan Menes, Desa Mekarsari di Kecamatan Panimbang, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, dan Desa Waringinjaya di Kecamatan Cigeulis.

Pemkab Pandeglang menargetkan prevalensi stunting di Pandeglang tahun bisa turun diangka 23,4 persen, turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 29,4 persen. Saat ini masih menunggu hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....