Sejumlah Langkah Pemkab Pandeglang Tangani Stunting Tahun 2024

  • 08 Mar 2024 17:31 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Pandeglang mengaku, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah, untuk menangani stunting tahun ini.

Langkah ini disiapkan dalam rangka mengejar target Pemkab Pandeglang dalam menurunkan angka stunting menjadi 14 persen tahun 2024.

Baca juga:

69.902 Keluarga di Pandeglang Berisiko Stunting

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DP2KBP3A Pandeglang, Hidayatullah menjelaskan, beberapa langkah yang disiapkan diantaranya penguatan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

“Kita melakukan koordinasi, konsultasi, dan konsolidasi di dalam hal pelaksanaan percepatan stunting ini, terutama menguatkan supaya TPPS di tingkat kecamatan dan TPPS tingkat desa berjalan secara maksimal,” kata dia, Jumat (8/3/2024).

Bukan cuma itu, lembaga taknis penanganan stunting lain seperti Tim Pendamping Keluarga (TPK) juga akan diberi penguatan serupa, melalui peningkatan kapasitas kader.

Baca juga:

Stunting di Pandeglang Ditargetkan Turun 14 Persen Dalam 3 Tahun

“Supaya informasi mereka tentang tugas mereka sebagai pendamping terhadap ibu hamil dan ibu nifas, baduta, maupun balita lebih optimal,” ucap dia.

Kemudian, akan diberikan pula makanan tambahan bergizi seimbang terhadap ibu hamil dan balita terhadap 10 lokus atau desa penanganan stunting.

Baca juga:

Tekan Stunting, Pemkab Pandeglang Sinergi dengan Tanoto Foundation

“Selanjutnya tentang BKB, Bina Keluarga Balita, kunjungan di Posyandu agar meningkat kemudian mereka diberikan pemahaman tentang pola asuh menurut kelas balita,” ucapnya.

DP2KBP3A mencatat, sebanyak 69.902 keluarga di Pandeglang terdeteksi berisiko stunting. Keluarga berisiko stunting dalam keluarga adalah anak remaja putri, calon pengantin, dan ibu hamil. Termasuk juga anak usia 0 hingga 23 bulan yang berasal dari keluarga miskin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....