Tiga Kabupaten di Banten Belum Penuhi Cakupan Kesehatan Semesta

  • 27 Sep 2023 11:51 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Capaian keikutsertaan masyarakat dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ditiga kabupaten di Provinsi Banten masih di bawah target yang ditetapkan pemerintah. Akibatnya tiga kabupaten tersebut belum masuk kategori Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC).

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun menyebut, tiga kabupaten itu meliputi Kabupaten Lebak, Serang, dan Pandeglang. Capaian keikutsertaan JKN ditiga daerah tersebut masih di bawah 95 persen dari jumlah penduduk.

Mencapai cakupan kesehatan semesta salah satunya adalah agar seluruh masyarakat Indonesia menjadi peserta JKN. Kalau bicara Provinsi Banten, sudah mencapai UHC 95,5 persen, tinggal 3 lagi kabupaten. Pemerintah Daerah tentunya mempunyai peranan paling penting untuk seluruh masyarakat bisa mencapai perlindungan kesehatan,” katanya saat menghadiri acara penyerahan Kartu JKN kepada masyarakat Suku Baduy di Binong Raya, Desa Keboncau, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (26/9/2023).

Baca juga: JKN Jadi Solusi Kesehatan Masyarakat Adat Suku Baduy

David menjelaskan, daerah yang dinobatkan sebagai UHC, dipastikan akan lebih mudah untuk mengajukan warganya yang ingin mendaftarkan BPJS kesehatan. Maka dari itu dia mendorong ketiga daerah tersebut segera memenuhi target UHC.

Memastikan akses masyarakat untuk bisa mendapatkan layanan kesehatan makin mudah, memperbanyak klinik maupun rumah sakit, sehingga kepesertaan JKN itu bisa membawa manfaat,” ujar David.

Apalagi tahun depan pemerintah menetapkan target 98 persen penduduk Indonesia terlindungi jaminan kesehatan. Saat ini secara nasional, realisasi penduduk yang terdaftar sebagai peserta JKN baru sebesar 95 persen atau setara dengan 263 juta jiwa.

Baca juga: Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak, Banten Tingkatkan Pemeriksaan ANC

“Dimandatkan bahwa tahun 2024, tahun depan itu bisa mencapai 98 persen dari penduduk Indonesia. Saat ini jumlah peserta JKN sudah mencapai 263 juta masyarakat, artinya hampir 95 persen dari penduduk Indonesia sudah terdaftar dalam program JKN,” ucap dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Triatno Supiyono mengamini bahwa masih banyak warga Lebak yang belum terdaftar sebagai peserta JKN. Saat ini baru 91 persen dari jumlah penduduk Lebak sebanyak 1,3 juta jiwa yang sudah terlindungi BPJS Kesehatan.

“Posisi kami di akhir tahun ini baru mencapai 91 persen. InsyaAllah di tahun 2024 Provinsi Banten akan membantu, sehingga tahun 2024 Lebak menjadi UHC,” katanya.

Baca juga: 137 Juta Peserta JKN Penduduk Tidak Mampu

Universal Health Coverage merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau.

UHC mengandung dua elemen inti yakni akses pelayanan kesehatan yang adil dan bermutu bagi setiap warga dan Perlindungan risiko finansial ketika warga menggunakan pelayanan kesehatan.

“Kalau kita sudah UHC, mungkin akan lebih mudah. Nah kalau kemarin kita butuh waktu (pembuatan) 14 hari, mungkin dengan UHC kita satu hari. Dan itu sangat membantu warga-warga kita,” ucap Triatno.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....