Dinkes Imbau Warga Waspadai Dampak Musim Kemarau

  • 20 Agt 2026 17:47 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Dinkes Kota Serang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan selama puncak musim kemarau karena dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan.
  • Dinkes Kota Serang menyatakan, periode hujan diperkirakan mengalami pergeseran sehingga kondisi kemarau masih perlu diwaspadai lebih lanjut.
  • Masyarakat diminta untuk menjaga kondisi tubuh dengan baik, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan di tengah cuaca panas yang ekstrem.

RRI.CO.ID, Serang — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan selama puncak musim kemarau. Kondisi cuaca yang panas dan kering dinilai dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, terutama ketika masyarakat melakukan aktivitas di luar ruangan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Serang, Henna Arlini mengatakan, kondisi kemarau masih perlu diwaspadai karena periode hujan diperkirakan mengalami pergeseran. Masyarakat diminta menjaga kondisi tubuh, terutama ketika beraktivitas di tengah cuaca panas.

“Agustus ini masih puncak kemarau. Hujan mungkin akan bergeser, yang biasanya September kita sudah mulai hujan, ini bisa sampai November,” kata Henna kepada RRI, Kamis, 20 Agustus 2026.

Menurutnya, kondisi lingkungan yang kering juga meningkatkan potensi kebakaran lahan maupun ilalang. Asap dari pembakaran dapat memperburuk kualitas udara dan berisiko mengganggu sistem pernapasan masyarakat. Karena itu, warga diminta tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.

Henna menyarankan masyarakat menggunakan masker ketika berada di lingkungan dengan kualitas udara yang kurang baik. Penggunaan masker dapat menjadi salah satu upaya untuk mengurangi paparan debu dan asap yang berpotensi mengganggu saluran pernapasan.

Jika mulai merasa tidak nyaman atau mengalami gangguan kesehatan, warga diminta segera beristirahat dan menghindari aktivitas di lingkungan yang berisiko. Masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri ketika mengalami keluhan kesehatan.

Selain menjaga pernapasan, masyarakat diingatkan memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Konsumsi air putih yang cukup penting dilakukan selama beraktivitas di tengah cuaca panas untuk membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.

“Banyak minum, terutama air putih. Kalau mulai merasa tenggorokan atau pernapasan kurang nyaman, segera istirahat dan jangan memaksakan diri,” ujar Henna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....