Angkat Beban Jaga Kesehatan Optimal Menjelang Usia 40
- 26 Jan 2026 15:07 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Memasuki usia menjelang 40 tahun, tubuh manusia mulai mengalami berbagai perubahan fisiologis yang kerap tidak disadari. Massa otot perlahan menurun, metabolisme melambat, serta risiko penyakit degeneratif seperti osteoporosis, diabetes, dan gangguan kardiovaskular mulai meningkat. Di tengah kondisi tersebut, olahraga angkat beban dinilai menjadi salah satu aktivitas fisik yang efektif untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Angkat beban tidak lagi identik dengan olahraga ekstrem atau hanya untuk membentuk otot. Bagi individu berusia di atas 35 tahun, latihan beban justru berperan penting dalam mempertahankan kekuatan otot dan kepadatan tulang. Penurunan massa otot atau sarcopenia dapat mulai terjadi sejak usia 30-an jika tidak diimbangi aktivitas fisik yang memadai.
Baca juga: Olahraga Teratur Bantu Kendalikan Kadar Gula Tubuh
Dosen Situs Jaya (Unsija) Banten, Harry Wibowo Sampurno menjelaskan, angkat beban memiliki manfaat jangka panjang bagi kesehatan fisik maupun mental.
“Latihan beban secara teratur membantu memperlambat penurunan massa otot, menjaga kepadatan tulang, serta meningkatkan stabilitas sendi, yang sangat penting bagi kelompok usia menjelang 40 tahun,” ujarnya saat ditemui RRI, Senin, 26 Januari 2026.
Menurut Harry, manfaat lain yang tidak kalah penting adalah peningkatan metabolisme tubuh. Latihan beban membuat otot bekerja lebih aktif sehingga membantu pembakaran kalori lebih efisien, bahkan saat tubuh sedang beristirahat. Hal ini sangat membantu dalam menjaga berat badan ideal dan mencegah obesitas yang kerap muncul di usia matang. Selain manfaat fisik, angkat beban juga berdampak positif pada kesehatan mental. Aktivitas ini dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, serta memperbaiki suasana hati.
“Saat seseorang rutin berolahraga, termasuk angkat beban, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang berperan dalam menciptakan rasa nyaman dan bahagia,” kata Harry.
Baca juga: Lari, Olahraga Murah yang Dorong Gaya Hidup Sehat
Ia menambahkan, latihan beban untuk usia menjelang 40 tahun harus dilakukan dengan pendekatan yang tepat. Intensitas latihan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh, diawali dengan beban ringan, serta memperhatikan teknik yang benar untuk menghindari cedera. Pendampingan instruktur atau konsultasi dengan tenaga profesional juga dianjurkan, terutama bagi pemula. Harry menegaskan bahwa konsistensi lebih penting dibandingkan beban yang berat.
“Tidak perlu memaksakan diri. Latihan dua hingga tiga kali seminggu dengan teknik yang benar sudah cukup memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan jangka panjang,” ucapnya.
Dengan pola latihan yang tepat dan disiplin, angkat beban dapat menjadi investasi kesehatan yang berharga. Bagi masyarakat yang memasuki usia 40 tahun, menjaga kekuatan tubuh sejak dini merupakan langkah penting untuk tetap produktif, sehat, dan bugar di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....