Deteksi Dini Kunci Cegah Risiko Kanker Payudara Perempuan
- 05 Des 2025 16:11 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Kanker payudara masih menjadi salah satu ancaman kesehatan utama bagi perempuan di berbagai usia. Penyakit ini terjadi akibat pertumbuhan sel yang tidak terkendali pada jaringan payudara.
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Mayapada Hospital Kuningan, Darrell Fernando, menjelaskan faktor genetik menjadi risiko terbesar kanker payudara.
“Faktor keturunan atau genetik masih menjadi risiko paling besar,” ujarnya dalam siniar Mayapada Hospital "Cara Mencegah Kanker Payudara" yang dikutip pada Jumat (5/12/2025).
Baca juga: Cegah Kanker Rahim, Puskesmas Angsana Buka Layanan IVA Test
Ia mengatakan, risiko kanker payudara akan meningkat bila ibu atau saudara kandung memiliki riwayat penyakit serupa. Kondisi tersebut membuat seseorang perlu lebih waspada terhadap perubahan pada payudara.
Selain faktor keturunan, terdapat sejumlah faktor lain yang turut memengaruhi risiko kanker payudara. Di antaranya tidak pernah hamil serta kondisi jarang mengalami haid.
Darrell menegaskan, pentingnya melakukan deteksi dini sebagai langkah pencegahan utama kanker payudara. “Deteksi dini bisa dilakukan dengan pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI,” katanya.
Baca juga: Dinkes Banten Gelar Skrining Kanker Serviks di Cilegon
Pemeriksaan SADARI disarankan dilakukan beberapa hari setelah haid, sekitar tiga hingga lima hari setelah selesai. Pemeriksaan dilakukan di depan cermin untuk melihat adanya benjolan, perubahan bentuk, atau warna kulit payudara.
Ia menambahkan, perempuan juga perlu memperhatikan perubahan pada puting dan bentuk payudara yang tidak simetris. Jika ditemukan kelainan, pemeriksaan lanjutan perlu segera dilakukan ke fasilitas kesehatan.
Darrell menyebut perempuan usia 40 tahun ke atas dianjurkan menjalani pemeriksaan mamografi secara rutin.
Baca juga: Stigma Diagnosis Kanker Hambat Deteksi Dini
“Mamografi sebaiknya dilakukan mulai usia 40 tahun dan diulang setiap satu hingga dua tahun,” ujarnya.
Pemeriksaan mamografi secara rutin menjadi langkah lanjutan yang sangat penting bagi perempuan usia 40 tahun ke atas untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini. Kesadaran melakukan deteksi sejak awal dinilai mampu menyelamatkan nyawa dan meningkatkan peluang kesembuhan secara signifikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....