Stigma Diagnosis Kanker Hambat Deteksi Dini
- 20 Agt 2025 10:56 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Kanker masih menjadi penyakit yang menimbulkan ketakutan besar di masyarakat. Stigma negatif membuat sebagian orang enggan memeriksakan diri, bahkan menunda pengobatan hingga penyakit berkembang ke stadium lanjut. Hal ini diungkapkan Dian Handayani, Kabid Pencegahan dan Pengendalian (P2) Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, dalam Dialog Pagi RRI Pro 1 Banten, Rabu (20/8/2025).
Menurut data Global Cancer Observatory 2022, terdapat 408.661 kasus baru kanker di Indonesia, dengan angka kematian mencapai 242.099 jiwa. Artinya, sekitar 59 persen penderita kanker meninggal dunia. Kondisi ini menambah kuat persepsi masyarakat bahwa kanker adalah vonis mati.
“Banyak masyarakat menganggap kanker sulit diobati. Padahal, ketika terdeteksi lebih dini, peluang sembuh justru lebih besar,” ujar Dian.
Ia menambahkan, stigma sosial juga masih kerap muncul, misalnya anggapan negatif pada penderita kanker leher rahim. Selain itu, efek samping pengobatan seperti rambut rontok, mual, dan depresi turut memperkuat rasa takut masyarakat. Tidak sedikit pasien yang lebih memilih berobat ke alternatif sebelum akhirnya datang ke rumah sakit dalam kondisi terlambat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang terus berupaya mengubah persepsi masyarakat melalui edukasi kesehatan dan kampanye deteksi dini. Dian juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan. Edukasi yang benar dari tenaga medis, dukungan keluarga, serta pemberitaan media yang mendidik sangat dibutuhkan untuk melawan stigma kanker.
“Jadi sambil melaksanakan deteksi dini kami juga sambil mengedukasi masyarakat untuk bisa mengetahui apa itu kanker, penyebabnya apa dan juga bagaimana cara menghindarinya,” ujarnya.
Dian menegaskan, perubahan mindset masyarakat sangat penting agar kanker tidak lagi dianggap sebagai momok. Edukasi yang benar dari tenaga kesehatan, keluarga, dan media diharapkan mampu mengurangi stigma tersebut. (Trixie Sondang Milka)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....